Berkat Dadar Gulung Polkadot, Omzet Anni Capai Rp 12 Juta per Bulan

Minggu, 04 Juli 2021, Dibaca : 3765 x Editor : samian

Arifin Jauhari
KREATIF : Anni Sukmawati menunjukan kue dadar gulung polkadot buatannya yang mampu capai omzet Rp 12 juta per bulan.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Hoki, bisa saja datang dari sebuah inspirasi. Seperti yang dialami oleh Anni Sukmawati, warga Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Terinspirasi dari motif polkadot pada busana yang pernah trend pada zamannya. Lantas Anni buka usaha dadar gulung polkadot. Berkat dadar gulung polkadot kreasinya, omzet perempuan 33 tahun itu kini mencapai Rp 12 juta per bulan.

Dadar gulung polkadot milik Anni, demikian sapaan karibnya, saat ini tersebar di 20 titik waralaba Indomart di Kabupaten Bojonegoro. Anni, sebetulnya dahulu tidak memiliki ketertarikan dalam bidang kuliner. Namun, dari keahlian sang ibu mertua yang gemar membuat kue, akhirnya kemampuan tersebut menular kepadanya. Bahkan, sekarang Anni sudah memiliki produk sendiri dengan nama "Imoet Argha".

Baca Lainnya :

    “Tahun 2019 ikut seleksi jajan tradisional di Indomart. Alhamdulillah lolos seleksi karena dadar gulung polkadot itu unik, warna-warni dan menggugah selera,” ungkap perempuan kelahiran 1988 itu.

    Berbekal tren busana polkadot yang menjadi inspirasinya, dan tutorial memasak dari Youtube, Anni belajar secara otodidak. Dadar gulungnya dikreasikan dari berbagai macam warna dan dapat dipesan sesuai permintaan. Warna-warni dadar gulung buatannya tak pernah sepi peminat.

    Baca Lainnya :

      "Setiap hari, saya selalu membuat stok dadar gulung polkadot dan selalu pula habis terjual," tandasnya.

      Anni mengaku, sudah merintis usaha kue basah maupun kue kering sejak 2014. Walaupun tak merasa punya hobi membuat kue, berkat dekat dengan mertua dan bertemu teman-teman Industri Kecil Menengah (IKM) Bojonegoro, bisnis kuenya hingga kini tak pernah sepi peminat. Bahkan, masa pandemi usahanya masih tetap berjalan.

      “Waktu masa Covid-19 ini juga masih banyak pesanan. Terutama dulu waktu bulan puasa karena bagi-bagi takjil masih berjalan. Dadar polkadot itu kue yang paling unik. Pewarna makanan yang saya pakai pewarna khusus untuk makanan. Jadi aman dikonsumsi," jelasnya.

      Dari rumah produksi di Jalan MH Thamrin No. 41 Bojonegoro, kini Anni sudah memiliki kurang lebih 50 produk kue basah maupun kue kering. Omzet untuk dadar gulung polkadot saja mencapai sekira Rp 12 juta setiap bulannya.

      "Untuk dadar gulung polkadot saja Alhamdulillah bisa mencapai Rp 12 juta. Belum lagi untuk jenis kue lainnya sudah tak terhitung lagi," pungkasnya.(fin)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more