Blora Dipastikan dapat PI ADK

Jum'at, 24 Oktober 2014, Dibaca : 1376 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dipastikan mendapat bagian Participating Interest (PI) atas pengelolaan Lapangan Alas Dara Kemuning (ADK), yang telah diatur dalam production sharing contract (PSC).

Dalam aturan itu, daerah penghasil migas akan mendapat tawaran penyertaan modal dari pengelola lapangan ADK sebesar 10 persen dari besaran dana yang dubutuhkan untuk eksplorasi dan produksi di lapangan itu.

Baca Lainnya :

    Admin and Finance Manager Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) ADK, Doddi Jatnika, menyatakan, jika nanti dalam eksplorasi menemukan cadangan minyak yang potensial untuk diproduksi, maka Blora akan ditawari PI sebesar 10 persen.

    "Kami sebagai operator, akan menawarkan PI sebesar 10 persen pada Blora,” ujarnya.

    Baca Lainnya :

      Namun, Ia belum bisa menyebutkan besaran nilai PI 10 persen tersebut. Pasalnya, belum diketahui besaran dana yang akan digunakan untuk eksplorasi dan eksploitasi di Lapangan ADK.

      "Dana itu baru bisa diketahui setelah ada persetujuan plant of development (PoD) dari pemerintah," kata Doddi, menjelaskan. 

      Dia menjadwalkan pengusulan sampai di setujuinya PoD pada April-Juni 2015 mendatang. "Kalau belum disetujui, belum diketahui berapa dananya, termasuk PI berapa,” tegas Doddi.

      Sebagaimana diketahui, Lapangan ADK sebelumnya masuk dalam Lapangan Migas Blok Cepu. Namun, saat ini sudah keluar dari lapangan itu, karena sudah di-relinquish (dikembalikan ke Negara). Kemudian pemerintah menunjuk Pertamina dan sebagai operatornya adalah PEPC ADK.

      "Maka lapangan itu mandiri. Sehingga, semua kegiatan dan pendanaan tidak terkait dengan Blok Cepu lagi,” tandas Doddi.

      Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Setyo Edy sangat berharap banyak  adanya PI dari pengelolaan Lapangan ADK oleh badan usaha milik daerah (BUMD). Sehingga akan bisa menambahkan pendapatan asli daerah (PAD).

      Sementara itu, BUMD Blora menyatakan kesiapannya dalam partisipasi pengelolaan lapangan ADK. "Lapangan ADK saat ini masih dalam taraf eksplorasi, namun begitu BUMD telah siap untuk berpartisipasi dalam penyertaan modal di lapangan ADK,” sambung Dirut BUMD, Christian Prsetya. 

      Menurut dia, meski sudah dikembalikan kepda negara, namun lapangan ADK masih merupakan bagian dari Blok Cepu. PI Bok Cepu berlaku juga bagi PI lapangan ADK.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more