Bojonegoro Kembali ke Zona Oranye, 21 Orang Hari Ini Dinyatakan Positif Corona

Jum'at, 08 Januari 2021, Dibaca : 236 x Editor : nugroho

Ist
Tangkapan layar status IG Bupati Anna yang mengabarkan Kabupaten Bojonegoro telah status oranye virus corona.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro kembali berstatus zona oranye atau berisiko sedang setelah sepekan dinyatakan zona merah atau berisiko tinggi penularan virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur.

Kabar tersebut telah disampaikan Bupati Bojonegoro dalam akun instagramnya sehari lalu: Alhamdulillah baru dapat laporan Bojonegoro per hari ini status orange "Bojonegoro Sehat ". 

Baca Lainnya :

    Dalam caption foto Bupati juga menulis : Mksh atas kerja sama seluruh warga, Dlm mentaati prokes....sehat selalu kabeh ya..

    Status tersebut mendapat like sebanyak 2,978 dan 175 komentar. Dari sejumlah komentar, akun randupalasara memberikan komentar : Lha jam malamnya udh berakhir kan bu???

    Baca Lainnya :

      Meski Bojonegoro telah berstatus oranye, namun berdasarkan update data sebaran virus corona, Jumat (8/1/2021), masih terdapat penambahan kasus baru sebanyak 21 orang. Tersebar di Kecamatan Tambakrejo 1 orang, Ngasem 1 orang, Kedungadem 3 orang, Kanor 2 orang, Sumberrejo 1 orang, Kapas 1 orang, Bojonegoro 8 orang, Kalitidu 1 orang, Malo 1 orang, Padangan 1 orang, dan Gayam 1 orang.

      "Untuk kasus konfirmasi positif hari ini dinyatakan sembuh 22 orang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Masirin.

      Ke 22 kasus konfirmasi positif yang diyantakan sembuh tersebar di Kecamatan Tambakrejo 4 orang, Dander 2 orang, Kanor 2 orang, Balen 1 orang, Bojonegoro 5 orang, Padangan 5 orang, Margomulyo 2 orang dan Trucuk 1 orang.

      "Sementara penambahan kasus meninggal dunia 1 orang di Kecamatan Ngasem. Sehingga kasus konfirmasi positif hari ini 221 orang," jelas Masirin.

      Untuk konfirmasi positif kumulatif hingga hari ini sebanyak 392 orang. Meliputi aktif (dirawat) 221 orang, sembuh 165 orang dan meninggal dunia 6 orang. Sedangkan kasus suspect sebanyak 322 orang.

      "Data hari ini terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021," tegas Masirin.

      Pria yang juga menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona yang dianjurkan pemerintah dengan melaksanakan 3M. 

      "Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," pesan Masirin.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more