Bor Sumur Air Keluar Gas Alam

Minggu, 29 November 2020, Dibaca : 1341 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
FENOMENA ALAM: Polisi bersama BPBD memasang police line di sumur air milik Sumiran yang mengeluarkan gas.


SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora - Gas alam keluar dari dalam lubang sumur air di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Untuk mengamankan lokasi, polisi memasang police line.

Kasi Trantib Kecamatan Kedungtuban, Saji dalam laporannya menjelaskan, lokasi kejadian di lingkungan rumah Sumiran RT 2 RW 2 Desa Ngraho. Kejadian bermula saat tukang sumur bor melakukan pekerjaannya di samping rumah Sumiran untuk membuat lubang sumur air, pada Jumat (27/11/2020), sekira pukul 09.00 WIB.

Baca Lainnya :

    Pekerjaan dihentikan pukul 14.00 WIB, pada kedalaman sumur 48 meter. Sudah mendapatkan sumber air, bersamaan dengan listrik padam. 

    "Maka pemasangan pompa submersible dilanjutkan keesokan harinya," ujar Saji, Minggu (29/11/2020).

    Baca Lainnya :

      Kemudian pada Sabtu (28/11/2020), pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan pompa submersible.   

      "Setelah dicoba dinyalakan sumurnya tidak mengeluarkan air," katanya. 

      Bersamaan itu, lanjut dia, pemilik sumur mendengar suara gemuruh dari dalam sumur bor disertai keluarnya gas. Pompa submersible kemudian diangkat lagi ke atas. Setelah itu dicoba menyalakan gas yang keluar dengan menggunakan korek api. 

      "Ternyata gas dapat terbakar," jelas Saji.

      Karena takut akan menimbulkan kebakaran, lubang ditutup dengan menggunakan kain basah. Adapun gas yang keluar dari sumur bor tersebut bersifat tidak berbau dan mudah terbakar.

      Saji mengimbau, warga sekitar agar tidak menyalakan api di sekitar dan tidak mendekat ke lokasi. Police line juga dipasang di lokasi kejadian. 

      "Nanti siang informasinya PPSDM Migas akan cek lokasi. Sementera dari tim BPBD Blora semalam sudah mendatangi lokasi kejadian," jelasnya. (sam)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more