BPBD Tuban Perkirakan Korban Masih Hidup

Terjun ke Bengawan Solo dari Jembatan

Selasa, 05 Februari 2019, Dibaca : 14765 x Editor : nugroho

Hidayatul Khoriyah
BELUM DITEMUKAN : BPBD Tuban masih mencari korban yang terjun ke Bengawan Solo dari atas jembatan Glendeng.


SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan tangguh bencana (Tagana), dan Muspika Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hingga hari ini, Selasa (5/2/2019), masih terus berupaya mencari korban yang melompat ke Sungai Bengawan Solo.

Korban bernama Nova Satya Terawawan, warga Desa Kendalrejo, Kabupaten Tuban. Korban melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun ke Bengawan Solo dari atas Jembatan Glendeng dengan ketinggian sekitar tujuh meter pada Jumat, (1/2/2019), pukul 20:30 Wib.

Baca Lainnya :

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tuban, Gaguk Hariyanto menjelaskan kendala yang dialami petugas dalam melakukan pencarian di antaranya tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo yang naik akibat hujan yang terjadi beberapa hari ini.

    Selain itu arus deras dan keruhnya air Bengawan Solo yang tidak memungkinkan dilakukan penyelaman.

    Baca Lainnya :

      Gaguk memperkirakan saat korban terjun ke Bengawan Solo masih keadaan hidup. Sehingga ada beberapa kemungkinan dan spekulasi.

      "Bisa saja korban ini masih hidup. Karena sampai hari ini kita belum menemukan satupun barang milik korban" ujar Gaguk kepada suarabanyuurip.com, Senin (4/2/2019) kemarin.

      Gaguk menambahkan pencarian bakal terus dilakukan hingga tujuh hari ke depan sesuai aturan. Apabila dalam tujuh hari belum ditemukan, pencarian akan dihentikan.

      "Kita lihat kondisi. Kalau dalam 7 hari tidak ditemukan, pencarian akan dihentikan, tapi tidak menutup kemungkinan apabila ditemukan barang korban baik sobekan baju dan lainnya, akan kembali dilakukan pencarian," tutur pria asal Parengan itu.

      Camat Soko, Suwito mengaku terus memantau perkembangan pencarian yang sudah berlangsung lima hari pasca korban melompat dari jembatan perbatasan Bojonegoro - Tuban tersebut.

      "Mudah-mudahan korban segera ditemukan, dan keluarganya diberi ketabahan," sambungnya, Selasa (5/2/2019).(hida)


Show more