BUMD Blora Kerja Sama dengan Perkumpulan Penambang Minyak Tua Selama 5 Tahun

Rabu, 30 September 2020, Dibaca : 154 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
Bupati Blora Djoko Nugroho saat memberi pengarahan kepada perkumpulan penambang sumur minyak tua Ledok.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Selama 5 tahun ke depan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE) melakukan kerja sama pengelolaan sumur minyak tua dengan perkumpulan penambang di dua lapangan sekaligus. Sebanyak 267 titik sumur  yang berada di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Diantaranya Lapangan Ledok Kecamatan Sambong sebanyak 196 titik sumur dan di Lapangan Semanggi sebanyak 71 titik sumur.

Direktur PT Blora Patra Energi (BPE), Christian Prasetya, menyampaikan, selama ini hanya dilaksanakan perjanjian interim (sementara) dengan jangka waktu 6 bulan evaluasi. 

Baca Lainnya :

    "Izin pengelolaan sumur tua selama 5 tahun telah turun, seperti yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 tahun 2008 tentang pedoman pengelolaan sumur tua," ujarnya usai pelaksnaan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPE dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) di Desa Ledok, Rabu (30/9/2020). 

    Penandatanganan kerja sama juga dilakukan BPE dengan Perkumpulan Penambang Minyak Semanggi (PPMS) di ruang pertemuan Kantor PT BPE. 

    Baca Lainnya :

      Christian mengungkapkan, BPE telah mengajukan kerja sama pengusahaan minyak bumi sesuai Permen ESDM Nomor 1 tahun 2008, di lapangan Ledok dan Semanggi sejak tahun 2017 lalu, dan disetujui oleh Kementerian ESDM pada tanggal (26/2/2020). 

      Sementara, Bupati Blora Djoko Nugroho yang menyaksikan penandatanganan berharap agar Lapangan Ledok dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi Kabupaten Blora.

      “Semoga hasil perjanjian kerja sama ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat Blora, khususnya Desa Ledok,” ujar Djoko Nugroho. 

      Menurutnya, Lapangan Ledok memiliki potensi minyak yang luar biasa. Setiap tahun produksinya terus meningkat. Periode Januari-Agustus 2020 telah menghasilkan lebih dari 6 juta liter.  

      "Semoga produksi tahun ini akan lebih tinggi daripada tahun 2019 yang lalu sebanyak 9 juta liter lebih,” harapnya.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more