BUMDes Bonorejo Barokah Mulai Setor PADes, Berikut Ini Unit Usahanya

Sabtu, 18 September 2021, Dibaca : 560 x Editor : nugroho

d suko nugroho
Ketua BUMDes Bonorejo Barokah, Irwan Adi Saputra.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bonorejo Barokah Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai menyetorkan pendapatan asli desa (PADes) tahun 2021 sekitar Rp 7 juta. Setoran PADes kali pertama oleh lembaga usaha di ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ini berasal dari sejumlah unit usaha yang dijalankan.

Ada sejumlah unit usaha yang dikelola BUMDes Bonorejo Barokah. Yakni irigasi pertanian, UMKM, barang dan jasa, pemancingan, dan peternakan kambing. 

Baca Lainnya :

     "Ini sedang diselesaikan laporan keuangannya. PADes yang kita setorkan tahun ini perkiraan sekitar tujuh juta rupiah," ujar Ketua BUMDes Bonorejo Barokah, Irwan Adi Saputra kepada suarabanyuurip.com usai mengikuti sosiaslisasi program aksi kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat (Patra Daya) pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan EMCL - LIMA 2B di balai desa setempat, Kamis (16/9/2021). 

    Irwan, sapaan akrabnya, menjelaskan usaha irigasi pertanian yang dikelola BUMDes Bonorejo Barokah melayani 10 hektar dengan jumlah 30 petani. Kemudian, UMKM terdapat 50 perjin rajut, dan usaha peternakan pengembang biakan kambing sebanyak 40 ekor yang dikelola tiga warga. 

    Baca Lainnya :

      "Pengembangbiakan kambing ini kita gunakan sistem bagi hasil pertiga. Kambing ini sebelumnya bantuan CSR dari EMCL," kata Irwan. 

      Kedepan, lanjut dia, BUMDes Bonorejo Barokah akan membidik sejumlah bisnis dan mengembangkan unit usaha untuk meningkatkan PADes. Di antaranya destinasi wisata Embung Taman Tirto-saat ini sedang dipersiapkan pengganti nama menjadi Embung Lorok, yang sekarang ini sedang dilengkapi sejuamlah fasilitas pendukungnya. Seperti lapak pedagang, musala, toilet, mainan anak-anak, joglo, dan pagar. 

      "Kami berencana nanti di situ kita akan pasanh google map yang berisi produk-produk UMKM. Jadi pengunjung yang ingin membeli bisa langsung datang ke lokasi produksi. Sehingga pelaku UMKM tidak semua menjual dagangannya di sini," papar Irwan. 

      Sedangkan UMKM yang akan dikembangkan, tambah dia, usaha-usaha yang sudah ada sekarang ini. Seperti ledre, keripik tempe, kue dan kuliner.  

      "Ini lebih prospek daripada kita membuat usaha baru. Saat ini sedang kita diskusikan dengan pengurus PKK dan PKH tentang marketnya. Karena pengalaman kita, pasar ini penting sekali agar UMKM tetap bisa survive sebelum kita mengembangkannya," bebernya. 

      Kepala Desa Bonorejo, Rachmad Aksan mengapresiasi kinerja BUMDes Bonorejo Barokah yang memberikan PADes. Menurut dia, banyak potensi yang dapat dikembangkan BUMDes dari unit-unit usaha lainnya yang dapat meningkatkan PADes dan menumbuhkan perekonomian masyarakat. Salah satunya adalah dari pengelolaan destinasi wisata embung.  

      "Apalagi sekarang ini sedang laksanakan pembangunan jalan rigit beton dari Bonorejo sampai Purwosari. Ini akan semakin memudahkan akses pengunjung untuk datang ke sini," sambung Aksan, sapaan akrabnya. 

      Kepala desa tiga periode ini juga berkeinginan nantinya akan membuat sentra peternakan kambing di Dusun Puduk.  

      "Harapan kami di situ ada peluang usaha yang bisa ditangkap dari hulu dan hilir. Hulunya bisa ke pengembangbiakan atau penggemukan dan hilirnya ke pengolahannya," pungkas Aksan.(suko) 




      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more