Bupati Anna Himbau ASN Tak Bepergian Keluar Kota

Minggu, 15 Maret 2020, Dibaca : 1403 x Editor : samian

Ririn Wedia
RAKOR : Bupati Anna gelar rakor bersama dinas terkait bahas kesiapsiagaan dalam mengantisipasi isu virus corona.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah, menggelar rapat  koordinasi kesiapsiagaan menghadapi Virus Corona (Covid-19) yang dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bojonegoro di ruang Angling Dharma Lantai II perkantoran setempat, Minggu (15/3/2020).

"Dengan sebaran Virus Corona yang sekarang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, Pemkab Bojonegoro membuat langkah antisipasi," kata Bupati Anna.

Baca Lainnya :

    Pihaknya meminta agar seluruh jajaran Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk segera mensosialisasikan informasi yang tepat terkait Virus Corona atau biasa disebut Covid-19 ini dengan baik dan benar.

    "Jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan kepanikan di masyarakat. Yang jelas, jangan panik dan tingkatkan kewaspadaan," tegas Bupati wanita pertama di Bojonegoro ini.

    Baca Lainnya :

      Dia menegaskan, mulai hari ini melarang ASN dan pejabat penyelenggara negara termasuk anggota DPRD sampai waktu yang tidak ditentukan untuk tidak bepergian keluar kota, kecuali hal yang sangat mendesak.

      "Kalau tidak penting dan mendesak, jangan keluar kota dulu," tukasnya.

      Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pujiningrum menyampaikan, mulai sekarang akan menyiagakan petugas untuk melakukan screening atau pengecekan suhu bagi para penumpang di Stasiun dan Terminal di Bojonegoro.

      "Kita juga membuka posko Corona di setiap Kecamatan, yang fungsinya sebagai media centre agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar tentang virus ini," pungkasnya.

      Data dari Dinkes Bojonegoro menyebutkan, perkembangan kasus di Indonesia hingga 14 Maret 2020 terdapat 96 kasus terkonfirmasi Covid 19 di Indonesia.

      Jumlah orang yang diperiksa : 1.013, Positif Corona sebanyak 96 orang, negatif Corona 917 orang.

      Sementara kondisi di Jawa Timur sekarang ini masih dinyatakan negatif Corona dengan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 18 orang, negatif Corona 14 orang, proses pengambilan spesimen 4 orang.

      Sebanyak 10 dari 18 orang yang diperiksa adalah orang dalam pemantauan, sedangkan 8 lainnya adalah pasien dalam pengawasan.

      Sementara kondisi di Bojonegoro menyebutkan, terhitung 13 Maret 2020, belum ada kasus suspect Corona di Bojonegoro maupun kasus konfirmasi Corona di Bojonegoro.

      Data dari kedatangan warga Bojonegoro total 58 orang, yang sudah selesai pemantauan 14 hari ada 23 orang, yang masih dalam masa pemantauan 18 orang, yang sudah kembali ke Malaysia 7 orang, yang kembali ke daerah asal diluar Bojonegoro 5 orang, yang belum ditemukan alamat 1 orang, yang dideportasi 3 orang, yang dirawat dengan kondisi khusus akibat penyakit paru-paru 1 orang.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more