Bupati Anna Minta Pertagas Ganti Nama Gresem Jadi Gresik-Bojonegoro

Sabtu, 01 Desember 2018, Dibaca : 1937 x Editor : samian

Ririn Wedia
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah, meminta PT Pertamina Gas (Pertagas) mengganti nama atau istilah pipanisasi gas dari Gresik ke Semarang yang biasa disebut pipa gas Gresem menjadi pipa gas Gresik-Bojonegoro atau Bojonegoro-Semarang.

"Saya minta Pertagas mengganti nama atau istilah pipa Gas Gresem jadi Gresik-Bojonegoro atau Bojonegoro-Semarang," kata Bupati Anna saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi sinkronisasi program pemerintah di Pendopo Malowopati, Jumat (30/11/2018) kemarin.

Baca Lainnya :

    Menurut Bupati Anna, sumber gas yang digunakan nantinya adalah Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang letaknya di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro oleh Pertamina EP Cepu (PEPC). Sehingga, Bojonegoro berhak mendapatkan andil dalam pengambilan nama atau istilah pipanisasi yang panjangnya mencapai 271 Km.

    "Bojonegoro itu harus jadi ikon, harus dikenal luas. Juga, selain keberadaan migasnya ada potensi lain yang akan kita kembangkan," tegas Bu Anna, sapaan akrabnya.

    Baca Lainnya :

      Selain itu, pihaknya telah meminta kepada Pertagas agar masyarakat ring 1 dan wilayah kota mendapatkan alokasi jaringan gas (Jargas) sesuai program pemerintah pusat melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

      "Selain wilayah kota, saya juga minta warga ring satu atau sepanjang jalur pipa dapat alokasi jargas," tukas politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa.

      Dari data yang didapat Suarabanyuurip.com di Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekkab Bojonegoro menyebutkan, hasil survei konsultan yang ditunjuk Dirjen Migas, ada enam titik di Kecamatan Kota yang akan dipasang jargas. Enam titik itu adalah, Desa Sukorejo, Kelurahan Mojokampung, Kepatihan, Sumbang, Klangon, dan Kelurahan Kadipaten.

      Dikonfirmasi terpisah, Humas Pertagas Hernianda, mengaku, belum mengetahui usulan Bupati wanita pertama di Bojonegoro tersebut. Namun, secepatnya akan mencari informasi dari pimpinan perusahaan.

      "Saya belum dapat informasi tentang instruksi Bupati Anna, tapi akan saya tanyakan pada pimpinan," pungkasnya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more