Bupati Anna Tolak CEO Persibo Baru Viral di Medsos

Jum'at, 11 Juni 2021, Dibaca : 1034 x Editor : samian

Arifin Jauhari
Sukur Priyanto calon CEO Persibo baru yang ditolak Bupati Anna Mu'awanah.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Telah beredar unggahan di Media Sosial (Medsos) Facebook, yang berisi tentang penolakan CEO (Chief Executive Officer) Persibo yang baru oleh Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu'awanah, Jum'at (11/06'2021). Akun bernama Markesot Nadjib tersebut menanyakan kemauan bupati karena melakukan penolakan terhadap calon CEO yang disodorkan.

"Karepe Bupati ki pie ?, dipersilakan mengusung nama pengurus Persibo yang baru ASAL tidak pakai APBD. Oke deal suporter usung satu nama yang dianggap paling kompeten untuk jadi CEO, tadi malam kita sodorkan surat serah terima klub DITOLAK mentah-mentah dengan alasan siapa saja boleh asal bukan DIA. Kalau memang bupati punya calon pengurus sendiri monggo open data bu jangan main ASAL. Sak ketele alas dander jek ketel alasanem," begitu kata unggahan akun Markesot.

Baca Lainnya :

    Unggahan itu disertai foto surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 yang ditandatangani oleh Sukur Priyanto atas nama CEO Persibo. Dalam pokok surat itu tertera kesanggupan untuk membesarkan dan mengelola Persibo dengan baik tanpa ada bantuan biaya APBD Kabupaten Bojonegoro. Tertanggal 10 Juni 2021.

    Dikonfirmasi mengenai surat pernyataan yang beredar di medsos, Sukur Priyanto membenarkan hal itu. Ia mengaku tinggal  menandatangani saja surat yang dibuat oleh elemen Persibo. Karena didesak secara terus menerus, baru ia akhirnya memutuskan untuk menerima permintaan menjadi CEO tersebut.

    Baca Lainnya :

      "Awal mulanya saya beberapa kali didatangi oleh kawan-kawan elemen Persibo itu selalu saya tolak, setelah mendapat desakan sampai lebih dari tiga kali, ya sudahlah saya coba. Secara administrasi bahkan satu hari selesai, semua diurusi sama mereka, saya tinggal tanda tangan aja disitu," ungkapnya.

      Salah satu alasan Sukur untuk tidak langsung mau saat didesak menjadi CEO Persibo, lantaran menurutnya untuk membangkitkan kejayaan Persibo seperti dulu bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan pengorbanan pikiran, tenaga, materi yang sangat luar biasa. Termasuk dukungan dari semua pihak.

      "Butuh orang yang punya niat besar, butuh orang yang mau berkorban besar juga. Karena pengelolaannya tanpa biaya dari APBD," tandasnya.

      Disinggung tentang unggahan di facebook, terkait penolakan terhadapnya sebagai CEO oleh Bupati Annna, Sukur enggan menanggapi hal itu. Peristiwa penolakan itu ia kembalikan kepada seluruh elemen Persibo yang telah memintanya menjadi CEO.

      "Saya kira, saya tidak perlu menanggapi penolakan yang ada di facebook. Saya sih santai saja. Toh, menjadi CEO Persibo bukan keinginan pribadi saya. Saya kembalikan ke teman-teman elemen bola. Kalau saya diinginkan ya saya siap. Kita maju bareng-bareng membesarkan Persibo tanpa bantuan APBD. Secara profesional dan terbuka. Kalau tidak diinginkan ya tidak apa-apa. Kalau memang ada yang ingin ambil bagian disitu ya monggo," pungkasnya.

      Dikonfirmasi terpisah via pesan WhatsApp terkait unggahan yang mempertanyakan penolakan CEO tersebut, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mengaku, bahwa ia baru tahu hal itu saat dikonfirmasi.

      "Saya tahu ini dari anda," ujar Bupati Anna singkat saat dikonfirmasi terkait hal tersebut.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more