Bupati Arief Perkirakan Blora Dapat Rp10 Miliar dari Realisasi CSR

Selasa, 27 April 2021, Dibaca : 268 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
RAKOR FTSP : Pemkab Blora memperkirakan realisasi CSR di wilayahnya mencapai 10 miliar dari keberadaan perusahaan.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Bupati Blora Arief Rohman memperkirakan ada Rp10 Miliar dari program Corporate Social and Responsibility (CSR) yang bergulir di wilayahnya. Mengingat banyak perusahaan swasta, daerah maupun negara yang beroperasi.

"Ini mulai dilakukan identifikasi. Melalui Forum Tanggung Jawab Sosial  Perusahaan (FTSP) yang telah dibentuk," kata Arief Rohman, Selasa (27/4/2021).

Baca Lainnya :

    FTSP nantinya akan melakukan koordinasi terkait kebutuhan daerah. Yaitu merumuskan langkah kongkrit yang akan dilaksanakan.

    "Nanti saya juga akan terjun langsung untuk melakukan lobi perusahaan. Minimal harua adalah minimal berapa. Ada sumbangsih untuk Blora," ujarnya.

    Baca Lainnya :

      CSR tersebut, lanjut Bupati akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur. Namun, dirinya belum tahu persis berapa nilai pertahun yang bisa diperoleh Blora.

      "Kami masih membaca laporan-laporan tahun lalu. Kalau BUMD kita saja bisa merealisasikan Rp1 Miliar. Kalau estimasi bisa mencapi Rp10 M realisasi per tahun," ungkapnya.

      Besaran final realisasi CSR berada di tangan pusat. Pihaknya akan membantu lobi, dari usulan-usulan perusahaan yang ada di Cabang (Blora,red). "Menu utamanya tetap pada Rencana Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," kata Arief.

      Sementara itu, Divisi Humas SKK Migas Jabanusa, Doni Ariyanto, menyampaikan, bahwa CSR di Industri Migas disebut Program Pengembangan Masyarakat (PPM). Sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan dari program pemerintah. Sementara, dana untuk PPM ini juga terbatas.

      "Kami mendorong Pertamina dan EMCL untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Blora," ungkap Doni.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more