Bupati Minta Pemilukada Taat Protokol Kesehatan

Pemilukada Tuban

Kamis, 10 September 2020, Dibaca : 84 x Editor : teguh

Suarabanyuurip.com/ist
Bupati H Fathul Huda bersama 3 pasang Cabup dan Cawabup bagi-bagi masker di depan Polres Tuban.


SuaraBanyuurip.com - Teguh Budi Utomo

Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, H Fathul Huda, mengatakan, seluruh tahapan Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Tuban bukan Desember 2020 mendatang, menerapkan dan mentaati protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

“Jangan sampai muncul klaster akibat Pmemilukada Tuban," kata Bupati Huda disela kegiatan pembagian masker bersama tiga pasangan Cabup dan Cawabup Tuban di depan Mapolres Tuban, Kamis (10/9/2020). 

Baca Lainnya :

    Hadir dalam kegiatan tersebut tiga pasang, Cabup dan Cawabup, Aditya Halindra Faridzki dan Riyadi, Khozanah Hidayati dan M Anwar, dan Setiajit dan Armaya Mangkunegara. Jajaran KPU Tuban, tokoh masyarakat dan agama, dan organisasi kepemudaan. 

    Bupati Huda yang kala itu didampingi Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, dan Kasdim 0811/Tuban, Mayor Arh Teguh Prasetyo Wasis, menambahkan, terjadinya pelanggaran protokol kesehatan disebabkan masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19. Oleh sebab itu  pelanggarnya dikenakan sanksi tegas sebagai bentuk pendisiplinan. 

    Baca Lainnya :

      Ia pun mengajak masyarakat berpartisipasi  terhadap pencegahan virus yang kali pertama muncul di wilayah Wuhan, China tersebut. Upaya ini bagian dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah setempat. 

      Terkait penanganan Covid-19, Bupati Tuban dua periode ini meminta,  agar setiap pasangan calon Bupati dan Wabup mengajak pendukungnya mematuhi setiap regulasi yang berlaku. Termasuk pula tokoh agama, masyarakat, dan organisasi pemuda yang memiliki peranan signifikan untuk mendukung pencegahan Corona.

      Pria nomor Wahid di jajaran Pemkab Tuban  ini menegaskan, Pemkab dan Satgas Covid-19 rutin melakukan sosialisasi dan pembagian masker kepada masyarakat. Selain itu dilakukan operasi patuh protokol kesehatan  menyasar seluruh kecamatan. 

      Upaya preventif tersebut diimbangi dengan pelaksanaan rapid tes, PCR test, maupun tracing oleh tenaga medis. Hal ini bertujuan  agar benar-benar tercipta kedisplinan dan ketertiban masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. 

      Ia tegaskan, Pemkab telah menetapkan pembatasan jam malam sampai tanggal 15 September 2020 mendatang. Ketika pembatasan jam malam telah dicabut,  masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan. 

      “Tidak perlu bereforia berlebihan hingga  mengabaikan protokol kesehatan,” sambungnya. 

      Ia berpesan agar masyarakat memiliki kesadaran terhadap bahaya Covid-19. Setiap warga harus menjadi contoh bagi warga lainnya dalam menerapkan protokol kesehatan.

      Sedangkan Kapolres Ruruh Wicaksono  mengatakan, pembagian masker dalam rangka mengampanyekan penerapan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut usai mengikuti vidcom bersama Menteri Polhukam RI dan Menteri Dalam Negeri RI kaitannya dengan penyelenggaraan Pilkada 2020 pada masa pandemi Covid-19.

      Ia mengajak pasangan calon Bupati dan Wabup Tuban, berpartisipasi mencegah penyebaran Covid-19. Di setiap tahapan Pilkada, tiap pasangan dan pendukungnya harus mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan dengan sabun. 

      Sementara itu, Ketua KPU Tuban, Fatkul Ikhsan menjelaskan, pencegahan Peraturan KPU Nomor: 10 tahun 2020 yang memuat  tahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan. Tahapan Pilkada mulai dari pendaftaran, kampanye dan rapat telah diatur agar mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (tbu)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more