Camat : Kebutuhan Air Bersih di Wilayah Gayam Masih Tercukupi

Minggu, 18 Oktober 2020, Dibaca : 137 x Editor : nugroho

dok/sbu
Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Pemerintah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyampaikan hingga hari ini belum ada satupun desa di wilayahnya yang mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Belum ada. Kalau ada pasti saya tahu, karena permintaan bantuan air bersih harus ada rekomendasi atau sepengetahuan kecamatan," tegas Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra kepada suarabanyuurip.com, Minggu (18/10/2020).

Baca Lainnya :

    Menurutnya kebutuhan air bersih sampai saat ini masih tercukupi. Karena desa-desa di wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu - sebutan lain Kecamatan Gayam- telah memperoleh program air bersih yang dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) di masing-masing ada.

    "Program itu sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari," tandas mantan Kepala Dinas Perdaganan Bojonegoro itu.

    Baca Lainnya :

      Senada ditegaskan Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadief Ulfia. Ia menyampaikan, sampai hari ini belum ada desa di wilayah Gayam yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD. 

      "Belum ada," tegasnya. 

      Dijelaskan, data terakhir jumlah desa yang memengajukan bantuan air bersih sebanyak 69 dusun 40 desa di 16 Kecamatan. Sebagai bentuk antisipasi kekeringan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui BPBD Bojonegoro menyiapkan 1.000 tangki air yang akan didistribusikan di wilayah terdampak kekeringan.

      "Desa yang terakhir mengajukan dropping air bersih adalah Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, dan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem," pungkasnya.(suko) 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more