Cegah Corona, Bus di Bojonegoro Dilarang Naikkan dan Turunkan Penumpang Seenaknya

Sabtu, 04 April 2020, Dibaca : 893 x Editor : nugroho

Pojokpitu.com
CEGAH SEBARAN CORONA : Petugas sedang menyemprot cairan disinfektan di dalam armada bus untuk mencegah Covid-19.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) yang melintas Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilarang menaikkan maupun menurunkan penumpang seenaknya. Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 atau virus corona Kabupaten, telah menentukan pos-pos pemberhentian di luar terminal. 

Ada 14 pos pemberhentian mulai wilayah perbatasan bagian timur hingga barat Bojonegoro. Di Kecamatan Baurno yakni simpang tiga SMPN Baurno. 

Baca Lainnya :

    Di Kecamatan Sumberrejo ada empat pos pemberhentian yaitu simpang empat pohwates, simpang empat Medalem, simpang empat talun; dan simpang empat Pasar Sumberrejo.

    Kemudian di Kecamatan Balen ada dua pos pemberhentian yakni simpang tiga Margomulyo dan simpang empat. Kecamatan Kapas di simpang empat proliman. 

    Baca Lainnya :

      Di Kecamatan Kalitidu adalah simpang tiga pasar; di Kecamatan Purwosari yakni simpang tiga pasar; di Kecamatan Ngraho ada dua pos yaitu simpang empat Tinggang dan simpang tiga pasar Ngarho; serta Pasar Margomulyo, Kecamatan Margomulyo. 

      "Di setiap pos kita tempatkan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dari tingkat desa, petugas kesehatan dan dinas perhubungan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Adie Witjaksono dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

      Dijelaskan, petugas di masing-masing pos akan melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyemprotkan disinfektan kepada setiap penumpang yang turun dari bus.

      "Mereka akan disterilisasi lebih dulu," tegasnya.

      Langkah yang dilakukan ini sebagai upaya untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.

      "Kami harapkan pengusaha maupun sopir bus mematuhinya," pungkas tegas mantan Kepala Dinas Sosial Bojonegoro itu.

      Upaya antisipatif juga dilakukan Polsek Margomulyo bersama Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan serta Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid 19) yang terdiri dari gabungan TNI - Polri, Dinas Kesehatan atau Puskesmas, Sat Pol PP. Mereka melakukan pengecekan Kesehatan suhu badan terhadap masyakat pengendara kendaraan bermotor yang akan memasuki wilayah perbatasan Bojonegoro - Ngawi, Jumat (3/4/2020).  

      Satu per satu suhu badan diperiksa dengan menggunakan thermal gun, dan apabila ada yang suhu badannya 38° akan diperiksa oleh tim kesehatan Gugus Tugas Covid-19. 

      “Ini akan terus dilakukan di perbatasan Bojonegoro - Ngawi secara bergantian baik pagi maupun siang oleh tim gabungan,” tegas Kapolsek Margomulyo AKP Mulyono. 

      Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengantisipasi gelombang kedatangan warga dari daerah zona merah, yang akan berkunjung ke sanak-famili dan keluarganya di Kabupaten Bojonegoro. Begitu juga sebaliknya bagi warga Bojonegoro yang akan ke Ngawi jika ternyata saat diperiksa oleh tim medis suhu tubuhnya lebih 37 derajat celcius maka disarankan untuk kembali.

      “Cek kesehatan dan edukasi terhadap siapa saja yang melintas di perbatasan itu,” pungkasnya.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more