Cerita Petani Sidodadi, Manfaatkan RBH untuk Basmi Hama Tikus

Sabtu, 31 Oktober 2020, Dibaca : 261 x Editor : nugroho

joko kuncoro
CARA AMAN : Petani Sidodadi gunakan rumah burung hantu (RBH) untuk membasmi tikus di persawahan mereka.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Para petani di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur punya cara jitu membasmi hama tikus. Petani membangun rumah burung hantu (RBH) di area persawahan yang sudah dimulai tahun 2017 lalu.

Wajib, salah satu petani Sidodadi menceritakan pada 2017 lalu Pemerintah Desa (Pemdes) Sidodadi mulai memasang RBH di area persawahan sebanyak 30 unit. RBH dipasang di beberapa titik sawah petani dengan jarak sekitar 300 meter.

Baca Lainnya :

    “Sebelumnya hama tikus banyak merusak tanaman di sawah," katanya, Sabtu (31/10/2020).

    Dia menjelaskan, sebelum adanya RBH hasil panen seperti kacang hijau, kedelai, dan padi menurun. Hasil tanaman padi misalnya, sebelum adanya RBH hasil panen biasanya hanya 5 - 7 kuintal, kini bisa naik menjadi 13 kuintal bahkan lebih.

    Baca Lainnya :

      “Sebelum ada RBH ada sawah yang panennya hanya memperoleh tiga sak saja. Itu, karena keberadaan hama tikus yang merusak tanaman padi," ujarnya ditemui di sawah.

      Wajib mengatakan, setelah adanya RBH keberadaan hama tikus sedikit bisa teratasi dan berkurang, meski tidak hilang sama sekali. Petani kemudian terus menambah jumlah RBH. Kini sudah mencapai 650 RBH yang terpasang di area persawahan. 

      Petani di Desa Sidodadi tidak pernah memasang jebakan tikus dengan aliran listrik karena sangat berbahaya.

      "Petani di sini tidak pernah memasang jebakan  dengan listrik. Selain berbahaya juga tidak ada yang berani karena masyarakat kompak melarang," kata pria usia 60 tahun itu. (jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more