Cerita Youtuber Blora Berburu Konten Barongan Hingga ke Hajatan Kawinan

Jum'at, 20 November 2020, Dibaca : 117 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
KOMPAK : Grup WhatsApp Youtuber Cs usai memburu konten Kesenian Barongan wisata Loco Tour Cepu.


SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora - Konten menarik sudah pasti menjadi buruan Youtuber demi memuaskan penonton dan menaikkan rating atau jumlah viewer. Tidak jarang sebagian dari mereka melakukan cara ekstrim demi sebuah konten.

Namun berbeda dengan kelompok Youtuber yang satu ini. Meski mereka tak terorganisir, namun setiap kali ada konten yang diincar, para youtuber yang tergabung dalam satu Grup WhatsApp Youtuber Cs itu bertemu dan berbarengan. Mereka saling bertukar informasi dan terlihat akur layaknya saudara.

Baca Lainnya :

    Seperti informasi terkait konten seni budaya yang ada di Blora. Komunitas ini ikut mempublikasikan dan menyebarluaskannya melalui kreatifitasnya.

    Agus salah satu Youtuber dengan konten seni budaya mengaku, adanya Youtuber Cs ini bisa saling menguatkan informasi. Kemudian mempublikasikan dan menyebarkannya melalui youtube masing-masing.

    Baca Lainnya :

      Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu bersama sejumlah kawannya datang pada event bersama kawasan PAKUDJEMBARA (Pati, Kudus, Demak, Jepara Rembang, Blora), di Heritage Trainz Loco Tour Cepu, KPH Cepu Jawa Tengah.

      “Kalau satu orang dapat informasi tetang seni Barongan, pasti semua akan tahu dan tak jarang, para youtuber datang secara bersamaan," jelas Agus.

      Senada disampaikan Iwan. Youtuber yang memiliki channel youtube Cak Iwan Channel ini mengaku dengan adanya Grup WhatsApp Youtuber Cs semakin memudahkan para konten creator seni budaya untuk mengabdikan dan mempublikasi kesenian khas Blora. 

      “Di mana ada pertunjukan Barongan, pasti saling memberikan informasi. Sampai di hajatan kawinan, selama ada Barongan, tetap diburu," ujar bapak tiga anak ini.

      Tak hanya saling berburu konten, di dalam Grup WhatsApp Youtuber Cs Seni Budaya ini, juga saling belajar mengenai peraturan dan kebijakan untuk syarat monetisasi atau kebijakan-kebijakan youtube yang baru. 

      "Kita saling belajar. Jadi setiap ada masalah tentang youtube kami mencoba memecahkan secara bersama-sama," jelasnya.

      Iwan mengaku dalam membuat konten bersama Youtuber lainnya juga berpedoman pada kebijakan youtube. Di antaranya tidak boleh mengandung unsur SARA, mengeksploitasi anak, provokatif, ujaran kebencian, pornografi dan lainnya.

      "Satu hal lagi, ilmu yang saya dapat dari Youtube bahwa tidak akan mentolerir channel yang suka upload video orang lain atau sering upload karya milik orang lain," ungkapnya. 

      Begitu juga ketika memakai musik yang mempunyai hak cipta milik orang lain. Algoritma atau sistem youtube akan mendeteksi pelanggaran tersebut.

      "Ini akan membuat chanel kita tidak bisa berkembang dan sulit dimonetisasi sehingga tidak bisa menghasilkan dolar," paparnya.

      Grup WhatsApp Youtuber Cs sudah memiliki sekitar 50 anggota. Melalui komunitaa ini diharapkan bisa saling bertukar informasi dan ikut memberikan sumbangsih terhadap pembangunan pemerintah dalam melestarikan seni budaya yang ada di Blora.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more