Cetak Pengusaha Baru Bisa Kurangi Pengangguran

Kamis, 19 November 2020, Dibaca : 133 x Editor : samian

Ist/Samian Sasongko
PELATIHAN : Wabup Budi Irawanto saat melakukan kunjungan pelatihan kewirausahaan yang dilakukan Disperinaker Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus berupaya memulihkan perekonomian warga masyarakat dan mencetak pengusaha baru dimasa pandemi Covid-19 dengan menggelar Pelatihan Kewirausahaan dan Pelatihan Keterampilan Kerja Berbasis Masyarakat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bojonegoro.

Guna mengetahui langsung, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto mengunjungi tempat pelatihan Pengelasan di SMKN 4 Bojonegoro, dan Pelatihan Servise Handpone yang ada di Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kamis (19/11/2020).

Baca Lainnya :

    Wabup Budi Irawanto, mengatakan, ledakan angka pengangguran saat ini menjadi salah satu persoalan besar yang perlu diantisipasi karena banyaknya perusahaan tutup akibat dampak covid-19.

    "Karena itu, Pemkab hadir memberikan solusi konkret kepada masyarakat, yaitu memberikan keterampilan kepada masyarakat sehingga bisa menangkap peluang yang ada sesuai keahliannya masing-masing," kata Wabup Budi Irawanto.

    Baca Lainnya :

      Wawan sapaan akrabnya menyatakan, pelatihan yang dilasanakan pemerintah kabupaten bertujuan agar dapat menangkap peluang dari berbagai potensi yang ada. Sehingga bisa menjadi pasar yang memperkuat ekonomi semua rumah tangga.

      "Saya berpesan para peserta pelatihan agar fokus, dan yakin dengan apa yang dilakukan. Artinya fokus itu sedikit maunya tapi banyak tahunya, dan tidak banyak maunya tapi sedikit tahunya," tandas orang nomor dua di Lingkungan Pemkab Bojonegoro.

      Wabup menambahkan, pelatihan seperti ini bisa terus ditingkatkan agar tercipta pengusaha pengusaha baru, dan bisa mengurai pengangguran. Namun usai pelatihan diharap juga adanya tindak lanjut dari dinas terkait agar ada output yang jelas.

      "Pelatihan ini harus berbeda dengan yang ada di internet, agar memiliki pengalaman yang baru yang belum dimilikiya," tandasnya.

      Setelah pelatihan ini, pihaknya berharap agar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) bisa bersinergi dengan dinas terkait agar peserta bisa mendapatkan akses pemasaran, permodalan dan perizinan.

      "Dengan memiliki akses yang jelas, maka akan mempermudah untuk mengembangkan usahanya," pungkasnya.(sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more