Damkar Bojonegoro Beri Pelatihan Operator Sumur Minyak Tradisional Cegah Kebakaran

Senin, 19 Juli 2021, Dibaca : 281 x Editor : nugroho

Joko Kuncoro
PADAMKAN API : Tim Damkar Bojonegoro sedang mamadamkan kebakaran di penyulingan minyak tradisional.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, Jawa Timur rutin memberikan pelatihan operator sumur minyak tradisional Teksas Wonocolo untuk meminimalisir kebakaran. Hal tersebut, untuk mencegah terjadinya kebakaran di penyulingan minyak tradisional.

Kabid Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto menjelaskan, telah memberikan pelatihan pencegahan kebakaran kepada operator migas yang berada di Pertamina EP Field Cepu. Pada 2020 lalu operator migas bersama damkar juga mengadakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar penyulingan minyak tradisional tersebut.

Baca Lainnya :

    "Ya, ini untuk mencegah terjadinya kebakaran kembali. Terutama di penyulingan tambang minyak tradisional milik warga di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro yang beru terjadi Minggu kemarin," katanya, Senin (19/7/2021).

    Damkar, kata dia, tahun ini dengan operator migas akan melakukan pelatihan bersama. Dan pihak operator juga sudah bersedia tinggal menentukan waktunya. Sebab, pelatihan pencegahan kebakaran ini penting apalagi di sekitar industri migas tentu sangat berbahaya.

    Baca Lainnya :

      "Sudah beberapa kali memberikan pelatihan dan tahun ini juga ada. Sebenarnya untuk internal mereka setiap bulan berlatih," ungkapnya.

      Sementara itu, Manager Pertamina EP Field Cepu Agung Wibowo mengatakan, lokasi kejadian kebakaran bukan milik Pertamina. Karena, penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas penyulingan minyak mentah milik warga.

      "Meski, kejadian itu menyebabkan seluruh tangki di area kejadian terbakar, namun lokasi kebakaran bukan milik Pertamina," katanya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more