Desa Sukoharjo Pertama Kali di Kalitidu Lelang TKD

Senin, 03 Agustus 2020, Dibaca : 783 x Editor : nugroho

Ist
LELANG TERBUKA : Warga Sukoharjo saat mengikuti lelang terbuka TKD di balai desa setempat.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Sukoharjo menjadi satu-satunya desa di wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang sudah melaksanakan lelang terbuka tanah kas desa (TKD). Lelang terbuka dilakukan karena tanah bengkok tidak boleh dikelola kepala maupun perangkat desa, namun harus menjadi pendapatan desa.

TKD persawahan Sukoharjo yang dilelang seluas 20,5 hektar. Diikuti 75 peserta, dan 29 orang dinyatakan pemenang pada 28 Juli 2020 lalu.

Baca Lainnya :

    "Kemarin kita telah melaksanakan lelang terbuka untuk semua tanah kas desa dan ini yang pertama di Kecamatan Kalitidu," ujar Kepala Desa Sukoharjo, Sulistiyawan kepada suarabanyuurip.com, (3/8/2020).

    Dijelaskan, warga yang mengikuti lelang terbuka adalah masyarakat Desa Sukoharjo yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu satu warga hanya boleh mengikuti satu lelang.

    Baca Lainnya :

      "Tidak boleh double," ucapnya.

      Lelang terbuka TKD Sukoharjo mengacu peraturan bupati (Perbup) No 18 tahun 2017 tentang Pengelolaan Tanah Desa, dan Perbup No 46 tahun 2018 tentang Hasil Pengelolaan Tanah Bengkok.

      "Juga peraturan desa dan peraturan kepala desa," tegasnya. 

      Hasil lelang TKD ring satu Lapangan Minyak Kedung Keris (KDK), Blok Cepu, hampir mencapai Rp325 juta. Diperuntukkan bagi tambahan tunjangan perangkat desa dan kepala desa.

      "Juga untuk membantu pembangunan desa," tegas pria yang dua kali menjabat kades itu.

      Camat Kalitidu Imam WS dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Trantib, Ardian Ari Nurcahyo, menambakan pelaksanaan lelang terbuka TKD Sukoharjo karena tanah bengkok di desa tersebut masa sewanya telah habis pada Juli 2020 lalu.

      "Masa sewa TKD di masing-masing desa di wilayah Kalitidu berbeda-beda. Selain itu secara aturan baik perdes maupun perkades, Sukoharjo sudah siap, sehingga lelang bisa dilaksanakan," jelas pria yang pernah menjadi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Sukoharjo itu.

      Sesuai aturan, lanjut dia, hasil lelang TKD Sukoharjo dimasukan dalam APBDes untuk tambahan penghasilan kepala dan perangkat desa. Namun dalam Perbup No 18/2017 maupun Perbup No 46/ 2018 tidak diatur besaran tambahan penghasilan.

      "Besaran penghasilan ini diatur dalam Perdes dan Perkades. Tapi untuk detailnya silakan ditanyakan ke Sekretaris Desa Sukoharjo," pungkasnya.(suko) 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more