Dibuka 1 November, Belum Ada Biro Umroh di Bojonegoro Berangkatkan Jamaah

Kamis, 19 November 2020, Dibaca : 144 x Editor : nugroho

dok/sbu
Kasi Pelaksana Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro, Masduki.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Perjalanan umroh sudah dibuka sejak 1 November 2020. Namun, hingga kini belum ada biro umroh di Bojonegoro yang memberangkatkan jamaah umroh ke Tanah Suci.

Kasi Pelaksana Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Masduki mengatakan, sebelumnya perjalanan umroh sudah dibuka 1 Oktober lalu, namun hanya diperuntukkan bagi patriat atau penduduk yang bermukim di Arab Saudi.

Baca Lainnya :

    "Namun, Pemerintah Arab Saudi membatasi sebanyak 6.000 jamaah umroh. Dan pada 14 Oktober jumlah kuota umroh ditambah," katanya, Kamis (19/11/2020).

    Masduki mengatakan, perjalanan umroh ke Tanah Suci dibuka untuk umum mulai 1 November lalu. Namun, Arab Saudi membatasi dengan jumlah 10.000 jamaah dalam sehari. Sejak itu, semua negara sudah boleh memberangkatkan jamaah umroh ke tanah suci.

    Baca Lainnya :

      Untuk kuota umroh untuk Indonesia dibatasi mulai 800 hingga 1.000 jamaah. Karena, ada pengetatan protokol kesehatan (prokes). Sehingga hingga saat ini belum ada satu pun keberangkatan biro umroh ke Tanah Suci.

      "Sebenarnya untuk perjalanan umroh ke Tanah Suci hingga tahap empat. Tahap empat akan dilakukan pada 14 Januari 2021," kata Masduki.

      Dia menambahkan, pada tahap empat, untuk memperketat prokes jamaah umroh yang telah sampai di tanah suci dibatasi umur mulai 18 hingga 50 tahun. Jamaah umroh menunjukkan hasil Swab Negatif Covid-19. Jamaah umroh, tambahnya, juga wajib melakukan karantina selama tiga hari ketika sampai di Tanah Suci. 

       

      "Karantina tersebut dilakukan sebelum dan sesudah menjalankan syarat rukun umroh. Juga maskapai penerbangan wajib memakai Saudi Airlines," ungkapnya. (jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more