Disbudpar Bojonegoro Bakal Melanjutkan Pembangunan Galeri Bengawan

Kamis, 15 Juli 2021, Dibaca : 386 x Editor : samian

Arifin Jauhari
KURANG TERAWAT : Disbudpar Bojonegoro berencana akan kembali melakukan pembangunan galeri bengawan di Desa Padang.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sempat terhenti, tahun 2021 ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro berencana bakal melanjutkan pembangunan galeri bengawan yang terletak di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Budiyanto menuturkan, pembangunan galeri bengawan yang dibangun sejak 2019 tersebut diakui sempat terhenti pembangunannya pada 2020 disebabkan refocusing anggaran.

Baca Lainnya :

    "Tahun ini sudah kita anggarkan, kurang lebih Rp 1,733 Miliar, jadi Insya Allah kita bisa lanjutkan pembangunannya," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (15/07/2021).

    Budiyanto menambahkan, untuk melajutkan pekerjaan pembangunan galeri bengawan itu pihaknya meminta pendampingan dari Inspektorat, untuk diadakan probity audit. Karena berkenaan dengan hal-hal teknis, sehingga nantinya dalam pelaksanaan bisa tepat, tidak ada kendala mulai dari perencanaan, tertib administrasi sampai dengan pengawasan bisa lancar sesuai dengan aturan yang ada.

    Baca Lainnya :

      "Kemarin kami sudah bertemu dengan pihak Inspektorat, nanti kalau sudah final Insya Allah akan ada lelang untuk pelaksanaan pembangunannya. Sehingga, bisa segera difungsikan menjadi salah satu kazanah pariwisata di Bojonegoro," jelasnya.

      Disinggung perihal perahu kuno yang dalam keadaan rusak, sebagai embrio galeri bengawan. Budiyanto mengatakan, perawatan perahu kuno akan diteruskan setelah bangunan galeri bengawan dirampungkan. Antara membuat replika ataukah restorasi. Dari dua pilihan itu, restorasi menjadi alternatif pemeliharaan perahu yang paling mungkin untuk dipilih.

      "Kalau dibuat perahu replika, eman-eman ya. Karena keasliannya sudah berbeda. Nanti kalau tempatnya rampung, kita upayakan restorasi ya. Karena kita pertahankan keasliannya," tendasnya.

      Kendati, untuk mempertahankan unsur asli perahu kuno tersebut, Disbudpar harus melibatkan tenaga ahli restorasi dari tim cagar budaya. Karena seandainya ada sebagian fisik perahu yang hilang, diperlukan penelitian untuk mengganti hal itu dari kayu apa.

      "Jadi nanti kita bisa menunjukkan wujud asli perahu ini seperti apa. Sekaligus bisa kita perlihatkan bahwa di Bengawan Solo yang melintasi Bojonegoro ini pada zaman dulu telah menjadi pusat perdagangan. Kemajuan peradabannya bisa diketahui dari perahu kuno tersebut," terangnya.

      Terpisah, Sekretaris Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Budi Nurdiyanto
      mengaku, sangat berharap pembangunan galeri bengawan dapat segera dirampungkan. Karena setelah menjadi tempat wisata, akan menimbulkan multiplier effect atau dampak berganda pada perekonomian Desa Padang.

      "Tentu, kami sangat berharap pembangunan galeri bengawan bisa rampung. Karena kontribusinya jelas akan sangat besar dalam meningkatkan perekonomian warga Desa Padang kedepan," pungkasnya.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more