Diterjang Banjir Bandang Jalan Penghubung Rawan Rusak

Senin, 08 Desember 2014, Dibaca : 1394 x Editor : nugroho

edy purnomo
LICIN : Ruas jalan di wilayah Tuban yang kerap diterjang banjir bandang.


SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Hujan lebat yang diikuti dengan banjir membuat sejumlah ruas jalan di wilayah pedesaan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membahayakan pengguna jalan. Karena plengesengan (tanggul penahan) di sejumlah jalan tersebut rusak tergerus air.

Beberapa jalan yang membahayakan bagi pengguna jalan itu berada di sekitar sumber mata air Krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Ditempat ini, jalan menjadi lintasan banjir bandang dari perbukitan sekitar yang gundul.

Jalan ini merupakan penghubung antara kecamatan di wilayah selatan yakni Singgahan, Bangilan, Senori, Jatirogo, Kenduruan dengan wilayah perkotaan.

"Kalau waktu hujan deras, lebih baik jangan melintas di sini karena menjadi lintasa banjir bandang," himbau Hadi (27), salah satu warga Kecamatan Singgahan yang biasa melintas di sana kepada Suarabanyuurip.com, Senin (8/12/2014).

Pantauan di lapangan, akibat derasnya banjir yang menerjang menjadikan plengsengan yang ada di pinggir jalan setempat rusak. Bahkan plengesengan berlobang yang ada di sisi selatan jalan berlobang akibat terjangan air bah sebelum masuk ke sungai krawak.

Menurut pengakuan orang sekitar, bila banjir bandang terjadi kendaraan bisa ikut terseret dan hanyut ketika melintas. Untuk itulah setiap hujan deras banyak pemuda setempat yang bersiaga dan membantu pengendara yang terjebak banjir.

"Kalau pas hujan pasti banyak pemuda dan warga di sini, mereka biasanya membantu warga yang melintas di jalan," lanjut pegawai salah satu koperasi di Tuban ini menambahkan.

Padahal selama musim kemarau kemarin, di sana sudah dibangun jembatan baru dan gorong-gorong untuk jalan air. Tetapi karena besarnya air dan derasnya banjir bandang, menjadikan proyek tersebut tidak banyak membantu.

"Kalau hujan air deras yang membahayakan warga, tapi setelah hujan jalan setempat sangat licin," timpal Suwandi, pengendara lain yang melintas di lokasi.

Masih di desa yang sama, jalan yang berada di sekitar perbukitan guwo terus juga perlu mendapatkan perhatian. Jalan-jalan yang ada di tengah pemukiman penduduk ini sekarang bercampur dengan tanah merah yang licin.

"Kita berharap ada perhatian dari pemerintah di jalur ini, karena ini merupakan jalur tercepat yang menghubungkan antara Kecamatan di Tuban selatan dengan wilayah perkotaan," tandasnya.(edp)


Show more