DPRD Sumenep Belajar Migas di Bojonegoro

Kamis, 13 Februari 2014, Dibaca : 1183 x Editor : nugraha

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bojonegoro dalam rangka mempelajari regulasi yang mengatur adanya pertambangan minyak dan gas bumi (migas), Kamis (13/2).

Rombongan disambut oleh Asisten III Achmad Singgih, didampingi beberapa perwakilan dari Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) diantaranya Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Bagian Pemerintahan dan Bagian Hukum.

“Kami akan sangat terbuka sekali tentang maksud baik dari pemkab Sumenep yang memiliki potensi migas seperti di Bojonegoro saat ini,”kata Singgih usai acara kepada SuaraBanyuurip.com

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Bambang Prayogi, mengungkapkan, Kabupaten Bojonegoro layaknya primadona dengan adanya indutrialisasi minyak dan gas bumi khususnya Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu.

“Kami sering sekali membaca berita mengenai kondisi ekonomi dan sosialnya saat industri migas mulai berkembang, dan ingin tahu bagaimana dan apa Perda Konten Lokal itu,” kata Bambang, menerangkan.

Dia mengungkapkan, di Kabupaten Sumenep saat ini memiliki potensi kandungan migas luar biasa. Sesuai laporan dari Direktorat Jendral Migas, Kabupaten Sumenep mengandung 6 triliun kubik kaki gas yang masih bisa digunakan untuk 30 tahun kedepan.

Saat ini, lanjut Bambang, di Kabupaten Sumenep ada 10 perusahaan (KKKS) yang sedang melakukan eksplorasi di 10 blok migas. Hal itu akan memberikan dampak yang luar biasa baik secara ekonomi maupun sosial terhadap masyarakat dan Pemkab. Oleh sebab itu, kedatangaannya ke Bojonegoro ingin mempelajari bagaimana mengatur Dana Bagi Hasil  (DBH) dan regulasinya, tentang Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011 dan pengertian maupun pelaksanannya.

“Bagaimana kita mensejahterakan masayarakat khsusunya disekitar tambang migas dan mengatasi kesenjangan sosial di dalamnya,” tukas Bambang.(rien)


Show more