DPRD Temukan Kekurangan Pelayanan Kesehatan Bojonegoro

Kamis, 11 Juni 2020, Dibaca : 1130 x Editor : nugroho

Ist
KUNJUNGAN KERJA : Komisi C DPRD Bojonegoro saat melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Gayam untuk mengetahui layanan kesehatan.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - DPRD Bojonegoro menemukan sejumlah kekurangan dalam pelayanan kesehatan. Temuan itu diperoleh saat wakil rakyat melakukan kunjungan kerja di puskesmas dan rumah sakit.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Mochlasin Afan menyampaikan beberapa temuan tersebut diantaranya kurangnya tenaga medis di beberapa puskesmas seperti dokter, perawat dan staff. Selain itu juga persolan lahan, kebutuhan infrastruktur pendukung, dan status pegawai.

Baca Lainnya :

    "Dari temuan itu nanti kita akan menindaklanjuti berupa pengalokasian anggaran di rapat-rapat anggaran," ujar Afan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (11/6/2020).

    Dari temuan tersebut ada yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Untuk kebijakan pusat, lanjut dia, akan disampaikan ke Kementerian kKesehatan

    Baca Lainnya :

      "Kalau yang jadi domainya daerah sudah langsung kita minta agar di tindak lanjuti. Karena setiap kunjungan kita didampingi oleh Dinas Kesehatan," jelas politisi Partai Demokrat itu.

      Kunjungan komisi dewan yang membidangi masalah kesehatan ke puskesmas dan rumah sakit ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan sejak penetapan kejadian luar biasa  (KLB) Covid-19. Tujuannya untuk memastikan kesiapan semuanya dalam penanganan pandemi meulai dari kesiapan infrastruktur, tenaga medis, anggaran maupun alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat. 

      Sebelumnya, warga Kalitidu, Sunaryo Abu Main mengeluhkan tidak maksimalnya pelayanan di Puskesmas Brenggolo. Tidak ada dokter jaga di UGD Puskesmas tersebut saat ada seorang pasien yang sedang membutuhkan pertolongan.

      "Di Puskesmas Brenggolo tidak ada yang jaga. Baik doter maupun perawat. Di UGd ada pasien yang minum superpel di UGD, dan segera butuh pertolongan," ujar Mbah Naryo di group WhatsApp, Rabu (10/6/2020) malam. 

      Menanggapi itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Masirin menjelaskan dokter umum di Puskesmas Kalitidu sejumlah dua orang sudah termasuk dengan kepala puskesmas. Sedangkan yang menjadi tanggung jawab Puskesmas Kalitidu ada dua tempat yaitu puskesmas di Brenggolo yang rawat inap umum dan kebidanan, sementara satunya rawat inap jiwa.

      "Dengan adanya hanya 2 dokter umum maka akan sangat sulit  mengatur jaganya di luar jam kerja atau 24 jam," ujarnya.

      Selama ini ada dokter intership sejumlah 5 orang yang siap jaga selama 24 jam di Puskesmas Kalitidu.  Tetapi sudah kurang lebih satu bulan ini tidak ada yang ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan ke Puskesmas Kalitidu sebab mereka masih dinas selama tiga bulan sebagai dokter Intership di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.

      "Jadi kurang lebih 2 bulan lagi baru ada dokter Intership yg bertugas di Puskesmas kalitidu yang siap jaga selama 24 jam," pungkasnya.(suko) 








      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more