Dua Bocah Ditemukan Tak Bernyawa di Area Persawahan

Jum'at, 20 November 2020, Dibaca : 462 x Editor : samian

Arifin Jauhari
IDENTIFIKASI : Tim medis dan petugas keamanan saat melakukan identifikasi korban.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Dua warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, ditemukan tewas di gubug area persawahan desa setempat, Kamis (19/11/2020). Diduga korban tersambaran petir. Keduanya diketahui bernama Muhammad Wahyu Dwi Saputra (13) dan Muhammad Aryo Saputro (13).

Kapolsek Dander, AKP Dumas Barutu, mengatakan, bahwa kronologi kejadian tersebut terjadi pukul 15.00 WIB, saat Harji (45) orang tua Aryo cemas karena korban tak kunjung pulang saat hujan sedang turun deras. Setelah hujan mereda pukul 17.00 WIB, Harji bersama warga sekitar berupaya mencari keberadaan korban.

Baca Lainnya :

    "Kemudian didapat informasi saat itu bahwa anaknya yang bernama Aryo, sebelum hujan turun sedang bermain di sawah bersama dengan temannya yang bernama Wahyu," kata Kapolsek Dumas Barutu kepada Suarabanyuurip.com.

    Setelah itu dilakukan penelusuran dan akhirnya korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di gubuk beratap terbuka diarea persawahan desa setempat.

    Baca Lainnya :

      "Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Dander," ujar Kapolsek.

      Setelah menerima laporan, lanjut Kapolsek, pihaknya bersama aparat setempat dan petugas medis dari Puskesmas Ngumpakdalem, menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.

      Berdasar hasil identifikasi, korban Aryo terdapat luka mengelupas seperti luka bakar di punggung bawah. Sedang Wahyu terdapat luka bakar pada punggung belakang kanan kiri, dan luka bakar pada pantat.

      "Kesimpulan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada kedua korban. Kedua korban meninggal dunia akibat tersambar petir," jelas Kapolsek.

      Setelah mendapat penjelasan dari petugas, keluarga kedua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menginginkan dilakukan otopsi.

      "Selanjutnya jenazah kedua korban kami serahakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas Kapolsek.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more