Dua Desa di Lamongan Terisolir

Kamis, 10 Maret 2016, Dibaca : 1305 x Editor : samian

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan - Akibat genangan banjir, dua desa di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, selama dua minggu ini terisolIr.

Dua Desa itu adalah, Desa Kuripan dan Desa Gendong Kulon. Akses jalan raya yang menghubungkan dua desa pelosok ini, tepatnya di Jalan Raya Sogo terendam banjir sepanjang 300 meter dengan kedalaman 60 cm.

Baca Lainnya :

    "Sudah dua minggu ini warga kami terisolasi karena jalannya terendam banjir, Mas," kata Kepala Desa (Kades) Gendong Kulon, Karlan, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (10/3/2016).

    Warga tidak bisa beraktifitas dengan menggunakan kendaraan karena dalamnya genangan banjir. Jika tetap memaksa maka kendaraan akan mogok ditengah jalan.

    Baca Lainnya :

      Untuk bisa keluar ke kota Kecamatan, warga harus menempuh jalur memutar dengan jarak tempuh sekira 10 kilometer, yaitu melalui Desa Puncak Wangi-Karangkembang- Babat.

      Untuk menuju kecamatan mau tidak mau harus memutar 10 kilometer," kata Kades Kuripan, Abdul Wahib.

      Selama ini kedua Kades itu menunggu tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk mengatasi luapan air yang menggenang dua minggu itu. Jika tidak ekonomi warga akan lumpuh total.

      Genangan banjir juga berdampak pada terganggunya aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah MAN Babat dan SMK PGRI. Para siswa di dua sekokah besar tersebut terpaksa harus berjalan dengan melepas sepatu dan menitipkan motor ditepi jalan untuk menuju sekolah.

      "Karena masih banjir, dua hari kemarin, Selasa-Rabu (8-9/3/2016) sekolah terpaksa di liburkan. Hari ini kembali masuk tapi ternyata masih banjir," kata salah satu guru MAN Babat, Andik.

      "Banyak anak yang tidak masuk karena jalan raya menuju sekolah masih banjir," kata salah satu siswa MAN Ulfa yang harus menenteng sepatu melintas banjir menuju ke sekolah .(tok)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more