Dua Makam Cina di Wotanngare Dibongkar Orang Tak Dikenal

Sabtu, 16 Oktober 2021, Dibaca : 1095 x Editor : samian

Arifin Jauhari
DALAM PENYELIDIKAN : Dua makam Cina di Desa Wotanngare yang diduga dibongkar orang tak dikenal diberi police line.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sebanyak dua kuburan atau makam cina berumur puluhan tahun di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diduga di bongkar oleh orang tak dikenal. Belum diketahui secara pasti motif penggalian makam tersebut. Namun diduga pelaku ingin mengambil harta atau barang-barang berharga yang disinyalir berada di dalam makam.

Salah satu warga Desa Wotanngare, Rasmadi menuturkan, dua makam warga keturunan Tionghoa yang berlokasi di kompleks makam Cina (Bong Cina) di Desa Wotanngare tersebut diduga telah berumur puluhan tahun.

Baca Lainnya :

    Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai petani ini mengaku, mengetahui kedua makam tersebut telah digali atau dibongar pada Jumat (16/10/2021) pagi saat hendak ke sawah yang tak jauh dari lokasi makam.

    "Di Bong Cina ini setidaknya ada lebih dari 20 makam warga keturunan Tionghoa. Persisnya kapan saya kurang tahu, tapi mungkin sudah ada lima puluh tahunan lebih," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (16/10/2021).

    Baca Lainnya :

      Menurut Rasmadi, lokasi makam yang dibongkar tersebut berada di area persawahan yang jauh dari jalan umum atau pemukiman warga dan jarang dilewati orang. Kecuali para petani yang memiliki lahan pertanian di sekitar makam tersebut.

      "Sehingga diduga saat melakukan aksinya pelaku tidak diketahui orang," ujarnya.

      Dijelaskan, salah satu makam yang berhasil digali merupakan makam perempuan bernama Tan Sam Liak (Go Giang Nio) yang meninggal pada 8 Agustus 1969 di usia 85 tahun. Sementara satu makam lainnya yang juga telah digali tidak diketahui identitasnya karena tidak tertulis identitas di makam.

      "Selama saya menggarap sawah di dekat kuburan itu, baru sekali ini terjadi pembongkaran di makam itu," ucap Rasmadi.

      Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Yaci mengaku, baru mendapat laporan dari warga pada Sabtu pagi (16/10/2021). Ia tidak mengetahui motif dari penggalian makam tersebut. Namun diduga pelaku ingin mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam makam.

      "Kalau statusnya, kuburan tersebut berada di tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dan tidak masuk dalam tanah kas desa (TKD) Wotanngare," ungkap Kades Yaci.

      Kini kuburan tersebut telah dipasangi garis polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more