Elemen Masyarakat Gayam Inisiatori Disinfektan Massal

Rabu, 25 Maret 2020, Dibaca : 176 x Editor : rozaqy

Ist
Koordinasi : Sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Gayam saat Bersiap Melakukan Penyemprotan Disinfektan


SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy 

Bojonegoro - Sejumlah elemen masyarakat  Kecamatan Gayam menjadi inisiator sekaligus penggerak untuk bersatu mencegah penyebaran virus COVID-19. Pencegahan dilakukan dengan penyemprotan disinfektan secara massal. Rabu (25/3/2020) pagi.

"Kegiatan tadi pagi murni dari masukan masyarakat yang tergabung dalam BKP, BANSER ANSOR & Karang taruna," ujar Kapolsek Gayam AKP Harjo.

Baca Lainnya :

    Inisiatif tersebut dilakukan menyusul adanya surat himbauan terbaru, yang menghimbau warung, mini market, dan pertokoan dibatasi jam bukanya hingga pukul 21.00 Wib. Tujuannya membatasi mata rantai penyebaran virus corona.

    Kemudian, inisiatif tersebut mendapat dukungan dari pihak Polsek Gayam untuk dilakukan penyemprotan disinfektan di wilayah yang juga ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu itu. Kegiatan sosial  inid dilaksanakan disejumlah fasilitas publik seperti tempat ibadah, sepanjang jalan, dan halaman rumah. 

    Baca Lainnya :

      "Polsek memfasilitasi keinginan masyarakat yang peduli, menurut kami waspada harus panik jangan,"tuturnya.

      Kasatkorcab Banser Bojonegoro, Mohammad Mustofa menambahkan kegiatan yang murni digagas bersama dengan sejumlah elemen masyarakat di Kecamatan Gayam itu disiapkan selama 3 hari sebelumnya. Sebab, bahan untuk penyemprotan saat ini sulit didapatkan karena dalam 3 hari belakangan dilakukan secara massal.

      "Kegiatan ini murni dari inisiatif teman teman. Persiapan pengumpulan bahan - bahan dulu. Dan baru hari ini dilaksanakan," ucapnya dihubungi terpisah. 

      Sebelumnya diberitakan kegiatan tersebut juga diikuti pihak Kecamatan Gayam. Penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah Gayam dilaksanakan pada pagi pukul 09:00 Wib, dan sore pukul 16.00 Wib.

      Data Dinas Kesehatan Bojonegoro, per 25 Maret 2020, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan dari hari sebelumnya 29 orang menjadi 33 orang. Dari jumlah tersebut ODP baru ada 4 orang, dan 6 ODP telah selesai pemantauan.

      Dari 29 ODP tersebut rinciannya Kecamatan Bojonegoro 8 orang, Sumberrejo 6 orang, Balen 4 orang, Trucuk 3 orang, Dander 2 orang, Sugihwaras 2 orang, dan Kalitidu 2 orang.

      Kemudian, Kecamatan Sekar, Purwosari, Gayam, Kasiman, Kedewan, dan Kepohbaru masing-masing 1 orang. 

      "Data ini bisa berubah setiap harinya," Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Dokter Wheny Dyah Prajanti dikonfirmasi terpisah.(Roz).

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more