EMCL dan Yayasan Sikas Bakti Nusantara Launching Rumah Bersama Disabilitas

Rabu, 08 Desember 2021, Dibaca : 680 x Editor : nugroho

arifin jauhari
LAUNCHING : EMCL dan Yayasan Sikas Bakti Nusantara meluncurkan Rumah Bersama Disabilitas di Jalan Mliwis Putih Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Rumah Bersama Disabilitas atau RDB resmi diluncurkan (dilaunching) oleh Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited  (EMCL) bersama mitra pendamping, Yayasan Sikas Bakti Nusantara, Rabu (8/12/2021). Diharapkan keberadaan RBD akan mampu menjadi pusat produksi dan pemasaran buah karya kaum disabilitas di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.

Direktur Yayasan Sikas Bakti Nusantara, Muhammad Yasin menuturkan, peluncuran Rumah Bersama Disabilitas (RBD) di Jalan Mliwis Putih 81, Kelurahan Ngrowo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, ini merupakan puncak dari rangkaian beragam acara sebelumnya, bertepatan dengan peringatan hari disabilitas internasional.

Baca Lainnya :

    "RBD ini adalah sentra UKM-nya kaum Disabilitas," tutur M. Yasin kepada SuaraBanyuurip.com di sela-sela kegiatan.

    Program RBD, lanjut Yasin, karena dilatarbelakangi oleh masih banyaknya diskriminasi yang dialami oleh para penyandang disabilitas. Sehingga dengan adanya RBD akan menjadi rumah besar bersama bagi penyandang disabilitas dan khalayak umum.

    Baca Lainnya :

      "Tujuannya tentu agar bisa meningkatkan kesejahteraan mereka sekeluarga. Kami ingin mengetik khalayak umum non disabilitas agar peduli dengan kaum disabilitas," ujarnya.

      Di tempat yang sama, perwakilan EMCL, Al Maliki Ukay Sukaya Subqy mengatakan, bahwa program RBD adalah bagian dari komitmen EMCL dalam memberdayakan kaum disabilitas di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.

      Diharapkan RBD akan mampu menjadi pusat produksi dan pemasaran buah karya kaum disabilitas di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Termasuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam memandang penyandang disabilitas sebagai sesama manusia yang setara dengan kaum bukan penyandang disabilitas.

      "Mereka setara, bahkan banyak yang lebih hebat daripada kita. Nah di RBD ini kita ingin ada kolaborasinya. Kalau tempatnya ini masih sementara ya. Kedepannya semoga bisa permanen. Syukur kalau pemerintah bisa bantu," kata Malik.

      Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Bojonegoro, Tahir menyambut gembira atas adanya RBD yang bersinergi dengan para penyandang disabilitas.

      "Harapan kedepan, dengan RBD ini penyandang disabilitas bisa mandiri, maju, dan produktif membangun negeri," harapnya.(fin)


Show more