Forpimca Gayam Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak

Rabu, 25 Maret 2020, Dibaca : 829 x Editor : nugroho

Winarto
CEGAH SEBARAN CORONA : Forpimca bersama pemdes dan elemen masyarakat lakukan penyemprotan disinfektan secara serentak.


SuaraBanyuurip.com -  Winarto

Bojonegoro - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forpimca) Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bersama pemerintah desa, elemen masyarakat dan gugus tugas kecamatan melaksanakan penyemprotan desinfektan secara massal untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19, Rabu (25/3/2020).  

Penyemprotan disinfektan di wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, dilaksanakan di fasilitas publik seperti tempat ibadah, sepanjang jalan, dan halaman rumah kos.

Baca Lainnya :

    "Semua ikut terlibat karena ini tanggungjawab kita semua," tegae Agus Hariyana Panca Putra kepada suarabanyuurip.com di sela-sela penyemprotan.

    Agus, sapaan akrabnya, menyampaikan penyemprotan disinfektan dilaksanakan tidak hari ini saja, tetapi enam hari kedepan.

    Baca Lainnya :

      "Saya harapkan warga lebih waspada, setiap orang yang kos di desa untuk memberikan laporan pihak pihak terkait," pesannya.

      Untuk mencegah sebaran virus corona, lanjut Agus, pihaknya bersama gugus tugas kecamatan rutin melaksanakan patroli di tempat-tempat usaha dan kerumunan orang seperti warung kopi, dan makan di wilayahnya.

      Berdasarkan surat himbauan terbaru, warung, mini market, dan pertokoan dibatasi jam bukanya hingga pukul 21.00 Wib. Tujuannya membatasi mata rantai penyebaran virus corona.

      "Kita setiap malam terus keliling desa, dan alhamduillah setelah kita memberikan sosialisai mereka sudah mengikuti himbauan," pungkasnya.

      Untuk diketahui, penyemprotan disinfektan secara serentak di wilayah Gayam dilaksanakan pada pagi pukul 09:00 Wib, dan sore pukul 16.00 Wib.

      Data Dinas Kesehatan Bojonegoro, per 25 Maret 2020, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan dari hari sebelumnya 29 orang menjadi 33 orang. Dari jumlah tersebut ODP baru ada 4 orang, dan 6 ODP telah selesai pemantauan.

      Dari 29 ODP tersebut rinciannya Kecamatan Bojonegoro 8 orang, Sumberrejo 6 orang, Balen 4 orang, Trucuk 3 orang, Dander 2 orang, Sugihwaras 2 orang, dan Kalitidu 2 orang.

      Kemudian, Kecamatan Sekar, Purwosari, Gayam, Kasiman, Kedewan, dan Kepohbaru masing-masing 1 orang. 

      "Data ini bisa berubah setiap harinya," Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Dokter Wheny Dyah Prajanti dikonfirmasi terpisah.(win)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more