Gelar Rakor KONI Bojonegoro Benahi Organisasi

Minggu, 27 Desember 2020, Dibaca : 223 x Editor : nugroho

Ist
RAKOR : KONI Bojonegoro menggelar rakor dengan ketua cabor dan pelatih untuk benahi organisasi.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro- KONI Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi Ketua Cabang Olahraga dan Workshop Pembinaan Prestasi bagi cabag olahraga anggotanya. Acara digelar di ruang pertemuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Jalan Panglima Soedirnan, Minggu (27/12/2020).

“Sesuai standar protokol kesehatan Covid 19 acar ini dibagi dua sesi,” Kata Ketua KONI Bojonegoro, Ali Mahmudi. 

Baca Lainnya :

    Dia menjelaskan sesi pertama adalah Rapat Koordinasi yang diikuti Ketua Cabang Olahraga. Sementara sesi lanjut diikuti oleh pelatih masing-masing Cabang Olahraga.

    Untuk rapat koordinasi, Ali menjelaskan adalah penekanan mengenai persyaratan anggota KONI yang harus dipenuhi. Selain juga tentang rencana KONI mengenai olahraga unggulan. 

    Baca Lainnya :

      “Tentu untuk olahraga unggulan akan kita seleksi dari prestasi, atlet juga apakah olahraga inj memasyarakat dan bisa menjadi kebanggaan Bojonegoro,” tegas mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Bojonegoro ini.

      Ali berharap setelah kegiatan ini cabang olahraga bisa menyesuaikan dengan apa yang menjadi kebijakan KONI. Selain bagi pelatih bisa menerapkan latihan sesuai dengan kondisi yang ada di masa pandemi. 

      “Latihan tetap harus tapi yang penting adalah menjaga kondisi tubuh dimasa Pandemi Covid 19 sekarang ini,” imbuhnya.

      “Selain juga adminsitrasi Cabor harus dibenahi,” tambah sekretaris KONI Bojonegoro Tonny Ade Irawan saat menyampaikan materi. 

      Salah satunya minimal setiap cabor memiliki dua klub anggota yang dibina. Menurut Tonny, jika tidak memiliki dua klub maka bisa disebut bukan anggota KONI dan tidak berhak fasilitas dari KONI Bojonegoro.

      Acara yang dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro Amir Syahid. Dalam sambutannya Amir Syahid menyatakan bahwa prestasi  tidak bisa berdiri sendiri. Namun menurut dia ada beberapa pendukung seperti organisasi dan sistem pembunaan yang baik. 

      “Ini harus diperhatikan,” tegasnya.

      Sementara dalam sesi kedua yang dihadiri pelatih menghadirkan nara sumber dari Dinas Kesehatan  dr Lutfi Kurniawan Putra yang menyampaikan materi menjaga imun dimasa pandemi. 

      "Penggunaan masker perlu diperhatikan," tegasnya.  

      Ditambahkan, kalau berlatih sendiri boleh mencopot masker, sementara jika ada orang lain lebih baik tetap memakai masker.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more