Gunakan ATR 72, Citilink Buka Penerbangan Dua Kali Seminggu di Bandara Ngloram

Rabu, 13 Oktober 2021, Dibaca : 2436 x Editor : nugroho

Dok.sbu
SIAP BEROPERASI ; Citilink akan membuka penerbangan dua kali seminggu di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

 Blora - Maskapai Citilink akan membuka penerbangan dua kali dalam seminggu di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tenah. Pesawat yang akan digunakan melayani penumpang jenis ATR-72.

Senior Manager Citilink, Rahmakika Rahardiasari, menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembukaan penerbangan di Bandara Ngloram pada akhir Oktober 2021 nanti. Koordinasi dengan Bupati Blora dan jajaran Pemkab sudah sering kali  dilakukan. 

Baca Lainnya :

    "Kesimpulannya kami siap untuk membuka penerbangan di Kabupaten Blora ini. Pesawatnya memakai ATR-72 dahulu," katanya saat rapat koordinasi di ruang pertemuan Pemkab Blora, Selasa (12/10/2021) kemarin.

    Sesuai permintaan Bupati, lanjut dia, penerbangan rencananya dilakukan seminggu dua kali. Setiap hari Senin dan Jumat. 

    Baca Lainnya :

      "Harganya akan kita sepakati bersama, agar tidak memberatkan kedua belah pihak baik Citilink maupun calon penumpang,” ujar Rahmakika.

      Pihaknya segera akan menyiapkan surat permohonan pembukaan jalur penerbangan ke Halim Perdanakusuma.

      “Mohon doanya semoga seluruh prosesnya berjalan lancar. Sehingga nanti bisa segera kita sosialisasikan agar para calon penumpang dapat booking tiket,” ungkap Rahmakika.

      Sementara itu, Kepala Bandara Ngloram, Ariadi Widiawan menyampaikan bahwa saat ini kondisi lapangan telah siap untuk penerbangan komersial. Landasan 1.600 meter sudah mantap dan beberapa kali dilakukan uji coba. Terakhir saat kunjungan 3 Menteri pada bulan Agustus 2021 lalu. 

      Sedangkan untuk terminal Bandara Ngloram, kata Ariadi, sudah jadi. Begitu juga penataan halaman serta akses jalan masuk tinggal penyelesaian. 

      "Pertamina juga sudah siap menyediakan pengisian bahan bakar pesawat di bandara. Hanya tinggal penataan interior terminal saja. InshaAllah akan siap tancap gas 29 Oktober 2021,” jelas Ariadi.

      Kementerian Perhubungan bersama Pemkab Blora dan Pemprov Jateng dalam waktu dekat juga akan melakukan pembaharuan nota kesepakatan (memorandum of understanding/MoU) agar pengembangan lahan bandara kedepan bisa dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat.

      “Di sini sudah ada kereta api dan bus malam, sehingga kita minta nanti harganya bisa disepakati jangan terlalu mahal. Batas amannya jangan sampai satu juta, kisaran delapan ratus hingga sembilan ratusan saya kira masih masuk,” sambung Bupati Blora, Arief Rohman.

      Pihaknya juga meminta agar nantinya di Bandara Ngloram disediakan moda transportasi penghubung menuju Blora atau daerah sekitarnya.

      “Untuk shuttle atau moda transportasi penghubung bandaranya nanti saya harap bisa melibatkan BUMD. Agar BUMD bisa ikut mengelola usaha transportasi guna mendukung operasional bandara. Selain itu, kita juga berharap PT. KAI bisa mewujudkan intermodal transportasi kereta dengan bandara yang letaknya berdampingan,” harap Bupati Arief.

      Pemkab Blora, kata dia, siap menjamin ketersediaan penumpang dalam pembukaan penerbangan di Bandara Ngloram pada akhir Oktober nanti. Bupati Arif yakin penerbangan akan selalu penuh.

      “Setiap bulan banyak orang dari berbagai wilayah Indonesia yang mengikuti Diklat Migas di Cepu, belum diaspora sudah banyak yang tanya. Kita juga ajak kabupaten sekitar seperti Bojonegoro, Tuban, Rembang, Ngawi, hingga Grobogan untuk memanfaatkan keberadaan Bandara Ngloram. Teman-teman Kementerian juga sudah kita lobi agar bisa melaksanakan meeting di Cepu, Blora sambil berwisata," beber Bupati Arief.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more