Harga Beras di Bojonegoro Masih Stabil

Sabtu, 12 Januari 2013, Dibaca : 1465 x Editor : nugroho

ririn w
DISERBU : Beras eceran yang dijual di depan pasar kota Bojonegoro diserbu pembeli karena harganya jauh lebih murah.


SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro - Akibat banyaknya lahan pertanian yang terendam banjir, membuat harga beras di sejumlah pedagang pasar di Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kenaikan. Meski begitu kenaikannya tidak siginifikan, hanya berkisar antara Rp200 sampai Rp500 per kilo gramnya.

Kasi Usaha dan Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (disperindag ) Kabupaten Bojonegoro, Didik Heri Supriyadi, menilai, kenaikan itu masih dinilai aman sehingga belum perlu dilakuka operasi pasar. Untuk harga beras jenis IR 64 masih bekisar Rp 8000/kg dari sebelumnya sekitar Rp 7800/Kg.

Baca Lainnya :

    “Kenaikan tidak signifikan ini dikarenakan Bojonegoro adalah lumbung padi dan pengadaan dari Bulog  telah mencapai target sehingga persediaan beras masih cukup banyak,” kata Didik menerangkan.

    Salah satu pedagang beras di Pasar Kota Bojonogo, Nita, menyampaikan, jika harga beras masih stabil dan tidak ada kenaikan signifikan. Untuk harga beras standart  yakni IR 64 masih Rp 8000/Kg  sampai Rp Rp 8300/Kg.

    Baca Lainnya :

      “Alhamdulilah lancar Mbak,” katanya.

      Sementara itu, masyarakat terlihat menyerbu pedagang beras eceran yang berada di teras pasar dengan harga Rp 7200/Kg. Salah satu pedagang beras yang mengaku bernama Supi’ah ini membawa sekitar 2 kuintal Beras dari rumah.

      Beras tersebut  berasal dari hasil panen lama atau panen ke dua sehingga harganya dibawah rata-rata. Meskipun begitu kualitas beras yang dibawanya itu tidak kalah bagus dengan beras yang dijual di kios-kios lainnya.

      “Ini dari hasil menggiling sendiri di selep atau tempat penggilingan padi ,biasanya rata-rata habis kalau membawa dua kuintal tapi sudah satu minggu ini sepi,” tukas buruh tani berusia 50 tahun ini.

      Berbeda dengan beras, sejumlah komoditi mengalami kenaikan. Diantaranya cabe rawit yaitu Rp 30.000/kg yang sebelumnya Rp 25.000/Kg, Cabe lompong Rp 20.000/Kg yang sebelumnya Rp 17.000/Kg, Cabe keriting Rp 20.000/Kg yang sebelumnya Rp 17.000/Kg,cabe kecil Rp 15.000/Kg yang sebelumnya Rp 13.000/Kg.

      Selain itu,bawang merah mengalami kenaikan yaitu Rp 23.000/Kg yang sebelumnya hanya Rp 18.000/Kg,Bawang Putih Rp 18.000/Kg yang sebelumnya Rp 16.000,serta seledri yaitu Rp 20.000/Kg yang awalnya hanya Rp 12.000/Kg dan daun Pre Rp 10.000/Kg yang awalnya hanya Rp 8000/Kg.

      “ Rata-rata harga naik antara tiga ribu sampai lima ribu rupiah,” sambung Yuni pedagang merancang berusia 29 tahun ini. (rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more