Inilah Lokasi Tiga Kecamatan Diterjang Banjir

Senin, 30 November 2020, Dibaca : 309 x Editor : samian

Arifin Jauhari
BENCANA BANJIR : Salah satu rumah milik warga Desa Kunci, Kecamatan Dander yang tergenangi air akibat banjir luapan.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sebanyak tiga kecamatan dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, beberapa lokasi wilayahnya diterjang banjir luapan yang diakibatkan dari guyuran hujan dengan intensitas tinggi, Minggu (29/11/2020).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadief Ulfia mengatakan, bahwa bencana yang sedang terjadi jenisnya adalah banjir luapan. Bermula dari curahan hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Lainnya :

    "Bencana banjir terjadi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, melanda beberapa lokasi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dander, Kecamatan Malo, dan Kecamatan Bubulan," kata Nadief Ulfia, kepada SuaraBanyuurip.com.

    Diketahui ada dua desa yang terdampak banjir luapan ini di Kecamatan Dander, yaitu Desa Kunci dan Desa Sumberarum. Di Desa Kunci, jalan desa  dan rumah warga tergenang dengan ketinggian 30 sampai 60 cm. Tersebar di Rukun Warga (RW) 01 dan RW 02. Antara lain RT 1, 4, 5,6,7,8,9 dan 10 yang masuk di RW 1. Dan RT 11,12,14,15,18,19,20,21 yang berada di RW 2.

    Baca Lainnya :

      "Sedang jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak masih belum diketahui," ujarnya.

      Tak hanya rumah warga saja yang tergenang, lanjut Ulfia, area persawahan juga ikut terendam kurang lebih 50 hektar (Ha) dengan umur tanaman 40 hari. Jalan Poros desa terendam kurang lebih sepanjang 2000 meter dengan ketinggian 10 sampai 70 centimeter (Cm). Sedangkan jalan provinsi terendam pula sepanjang 200 M dengan ketinggian 20 sampai 30 cm.

      Rumah warga, persawahan, jalan poros desa dan jalan provinsi juga tergenang banjir di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander. Rumah warga yang terendam tersebar di RW 3 RT 8, RW 8 RT 22, 23, RW 9 RT 24, RW 10 RT 29, dengan ketinggian air 20 sampai 120 cm.

      "Sementara untuk jumlah KK yang terdampak di Desa Sumberarum masih dalam penghitungan," ujar Nadief Ulfia.

      Area persawahan tanaman padi yang terendam ada sekira 100 Ha dengan umur tanam 10 sampai 20 hari. Jalan poros desa kurang lebih sepanjang 1500 M, dan jalan provinsi sepanjang 500 M juga terendam. Termasuk bangunan SDN Sumberarum 2 dan sejumlah bangunan Musholla tersebar di RT 5,6,14, dan 23.

      Nadief Ulfia melanjutkan, ada 45 KK terdampak banjir di Desa Kacangan, Kecamatan Malo, tersebar di RT 1,4, 5,6,7,8,9,10 di RW 2. Dan RT 11,12,14,15,18,19,20 dan 21. Di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, kurang lebih 30 rumah tergenang air. Selain itu jembatan darurat juga ambrol diterjang banjir hingga tidak dapat dilewati.

      "Banjir luapan ini juga berdampak di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, yang merendam jalan desa sepanjang 4 M akibat luapan sungai setempat. Taksiran kerugian masih dalam penghitungan," jelas Nadief Ulfia.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more