Investigasi Kecelakaan Kerja Kurangi Kerugian Perusahaan

Selasa, 20 April 2021, Dibaca : 151 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
TINGKATKAN KOMPETENSI : Peserta dari perusahaan migas di Indonesia ikuti pelatihan investigasi kecelakaan di PPSDM Migas.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kecelakaan di tempat kerja dapat membahayakan keselamatan manusia dan juga merusak properti (aset) perusahaan, hilangnya jam kerja hingga kerusakan lingkungan sekitar perusahaan. 

Selain itu, kecelakaan yang terjadi akan memberikan kerugian besar kepada perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Baca Lainnya :

    Untuk itu, setiap perusahaan harus memperhatikan pentingnya melakukan investigasi terhadap setiap kecelakaan. Baik yang kejadian hampir celaka atau telah menimbulkan kerugian. Sehingga seringkali kecelakaan serupa cenderung terjadi kembali bahkan memberikan efek yang lebih besar.

    Salah satu upaya untuk mengurangi kerugian akibat kecelakaan adalah dengan mengadakan analisa terhadap setiap kecelakaan dan melakukan tindakan perbaikan agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali.

    Baca Lainnya :

      Melalui proses investigasi kecelakaan, yang tepat dan menggunakan metode yang sesuai akan memudahkan tim investigasi dalam menemukan penyebab dasar (root cause) dari setiap kecelakaan. Sehingga hasil rekomendasi akan lebih tepat dan efektif dalam mencegah terjadinya kecelakaan serupa. 

      "Ini dilakukan juga untuk menumbuhkan kesadaran K3 bagi semua pekerja dan mengurangi kerugian akibat kecelakaan," ujar Martono pengajar pelatihan Investigasi Kecelakaan PPSDM Migas, Selasa (20/4/2021). 

      Untuk diketahui, pelatihan Investigasi Kecelakaan yang diselenggarakan PPSDM Migas dilaksanakan selama 2 hari, Senin-Selasa (19-20/4/2021). Diikuti peserta dari perusahaan migas di Indonesia. 

      Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan materi yakni Introduksi Keselamatan Kerja dan Investigasi Kecelakaan, Proses Investigasi kecelakaan, Teknik Investigasi Kecelakaan, Pelaporan Investigasi kecelakaan. 

      Martono menjelaskan tujuan dari pelatihan ini adalah agar peserta memahami alur proses investigasi dan memahami teknik investigasi kecelakaan. Disamping itu,  juga untuk meningkatkan kompetensi tim investigasi kecelakaan dalam melaksanakan investigasi kecelakan, dengan menggunakan beberapa teknik investigasi.  Seperti Cause Tree Analysis / CTA (analisis diagram terstruktur yang mengidentifikasi elemen-elemen yang dapat menyebabkan kegagalan system) dan Bow Tie Analysis (merupakan metode yang menyediakan visualisasi yang dapat dimengerti dari hubungan antara penyebab gangguan atau kerusakan, kondisi yang dapat memicu terjadinya kecelakaan.

      "Juga kontrol untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan tindakan persiapan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkannya," tegasnya. 

      Henki Novendra, salah satu peserta pelatihan menyampaikan, ilmu yang didapat selama pelatihan adalah mengenai pemahaman tentang investigasi mulai dari terminologi yang berkaitan dengan investigasi dan metode investigasi yang akan dilakukan. 

      “Saya ditugaskan perusahaan untuk melakukan investigasi kecelakaan di perusahaan dan sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini,” tambah Henki.

      Sebagai bagian dari tenaga yang berkecimpung di dunia Health Environment Safety (HSE), dia juga merasakan bahwa ilmu dalam pelatihan Investigas Kecelakaan ini sangat berguna.(adv/ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more