Ismail Fahmi : SDM Kunci Membangun Bojonegoro Menuju Kabupaten Cerdas

Jum'at, 17 Januari 2020, Dibaca : 251 x Editor : nugroho

ririn wedia
FGD menjadi narasumber Focus Group Discussiun (FGD) bertema "Desa Grebeg Kota Menuju Smart Technology" oleh Pemkab Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pakar Teknologi dan Informasi (TI) sekaligus pengamat media sosial Ismail Fahmi, menyampaikan, program Smart Technology yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM), termasuk seluruh desa supaya bisa mengangkat potensi yang ada. 

"Jadi, yang terkenal tidak hanya alun-alun saja, tapi semua potensi desa yang sudah terpromosikan lewat kecanggihan tekhnologi," tegasnya saat menjadi narasumber Focus Group Discussiun (FGD) bertema "Desa Grebeg Kota Menuju Smart Technology" di Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kamis (16/1/2020) kemarin.

Baca Lainnya :

    Dicontohkan, dengan adanya media lokal berbasis digital, keberadaan Bojonegoro semakin dicari banyak orang. Baik itu melalui Facebook, Twiiter, Youtube, sehingga Bojonegoro semakin dikenal luas. 

    "Jadi, kita harus tingkatkan kemampuan di era digital sekarang ini," tegas Analis media sosial Drone Emprit and Kernels Indonesia itu.

    Baca Lainnya :

      Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur P, mengatakan, dalam implementasi pemerintahan berbasis elektronik membutuhkan tiga pilar. Yakni people, procces, dan recources. Dari ketiga tersebut yang harus dipersiapkan adalah people dan recources atau peningkatan sumber daya manusia. 

      "Oleh karena itu, sekarang ini yang dibutuhkan dalam pengelolaan sumber daya manusia," sambungnya.  

      Menurutnya, keterampilan yang dibutuhkan di era industri 4.0 sekarang ini adalah keterampilan sosial, berinteraksi budaya, literasi baru baik dalam big data, tekhnologi, humanibites dan berbagai keturunnanya. 

      "Oleh sebab itu, untuk meningkatkan knowlegde diperlukan upgrade SDM," tandasnya. 

      Dijelaskan, Pemkab Bojonegoro terus menigkatkan kapasitas SDM khususnya untuk pengembangan tekhnologi seperti sekarang ini. Oleh sebab itu, pihaknya akan memulai melakukan berbagai keterampilan yang sebenarnya sudah dilakukan oleh Dinas Kominfo selama ini. 

      "Di dalam pelaksanaan smart techonologi sekarang ini sasarannya adalah generasi milenial," tandasnya. 

      Sasaran lainnya dengan passion teknologi imformasi dan komunikasi (TIK), dan para komunitas yang selama ini berkolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro baik kelompok Blogger, RTIK, dan mahasiswa yang memilih jurusan TIK.  

      "Hari ini 500 undangan, terdiri Kepala OPD, Kepala Desa percontohan Desa berbasis IT," tandasnya. 

      Sementara itu, Bupati Anna Mu'awanah, mengapresiasi kedatangan narasumber Dr Ismail Fahmi, yang sudah mendunia dalam hal TI dan menyempatkan diri untuk memberikan materi pada kegiatan kali ini. 

      "Karena sekarang ini zamannya sudah merujuk pada IT, sehingga generasi milenial dan semua jajaran OPD harus mengikuti zaman," pesannya.

      Dengan adanya pelatihan dan pendidikan di bidang informatika di Bojonegoro, lanjut bupati, kedepan bisa mengurangi angka pengangguran bagi para lulusan SMA/MA, MK sederajat. 

      "Kita bisa melihat potensi generasi muda di Bojonegoro," tandasnya.(rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more