Jalan Berdebu Warga Swadaya Penyiraman

Rabu, 07 Agustus 2013, Dibaca : 1362 x Editor : admin

SUARABANYUURIP.com/Ali
DISIRAMI : Warga secara swadaya menyirami jalan Cepu - Randublatung KM 2, tepatnya di Kelurahan Tambakromo agar tidak berdebu.


SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Masyarakat Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah harus bersabar untuk menikmati jalan mulus pada perayaan Idul Fitri yang jatuh pada Kamis (8/8/2013) besuk. Sebab ketika akan melewati jalan Cepu - Randublatung KM 2, tepatnya di Kelurahan Tambakromo kondisi jalan masih dalam tahap perbaikan.

Saat ini, perbaikan masih tahap pembuatan lapisan bawah dengan urugan material koral yang dipadatkan dengan menggunakan alat berat. Perbaikan itu sudah dilakukan sebulan yang lalu.

Kondisi itu tentu saja menimbulkan polusi debu karena padatnya kendaraan berlalu lalang. Akibatnya siraman yang minim dari pelaksana proyek membuat warga di sepanjang jalan tersebut secara swadaya melakukan penyiraman setiap hari agar debu tidak sampai mengotori pekarangan dan rumah mereka.

Dalam penyiraman itu warga menggunakan desel kecil untuk menyedot air dari selokan. Akibat penyiraman yang berlebihan membuat badan jalan yang berlubang menjadi tergenang air.

"Lubangnya jalan itu karena material koral yang campur pasir urugan ketika terkena air akan semakin padat kebawah, sehingga muncul lubang itu," kata Hadi Purnomo, warga Cepu.

Menurut Purnomo, semakin banyak siraman yang dilakukan sebetulnya akan semakin padat lapisan bawah ini sebelum dilakukan pengaspalan hotmic. "Ya imbasnya itu tadi, kondisi jalan jadi berlubang. Tapi malah semakin bagus karena nantinya akan menjadikan hasil dasaran itu semakin padat dan kuat," katanya.

Purnomo juga menginformasikan kalau penggarapan tahap pengaspalan akan dilakukan setelah lebaran ini. "Karena memang untuk kelancaran lalu lintas jelang lebaran," pungkas Purnomo.(ali)


Tidak ada komentar
Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more