Kabag Humas : Anggaran Perbaikan Gedung Diklat untuk Penanganan Covid-19

Selasa, 13 Oktober 2020, Dibaca : 163 x Editor : nugroho

dok/sbu
Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Masirin.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan jika belum diperbaikinya Gedung B Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, dikarenakan anggaran tahun ini dilakukan refokusing untuk penangan pandemi Covid-19.

"Sebenarya sudah dianggarkan perbaikan, tapi terjadi penundaan karena dialihkan untuk Covid," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Masirin kepada suarabanyuurip.com, Selasa (13/10/2020) malam.

Baca Lainnya :

    Dijelaskan, belum diperbaikinya Gedung B sekarang ini tidak berpengaruh terhadap kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro sekarang ini. Sebab kegiatan pelatihan dilaksanakan di Gedung A atau Smart Technology Building yang berada di sebelah utara Gedung B.

    "Gedung satunya sudah kita fungsikan dengan baik dan sudah bisa mengcover kegiatan pelatihan yang kita lksanakan. Sehingga kita fokuskan pada gedung yang satunya," terangnya.

    Baca Lainnya :

      Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro, Adie Witjaksono, menyampaikan tahun 2020 ini tidak ada rencana melakukan perbaikan Gedung B Diklat.

      "Karena itu milik BKPP," ucap Adie dikonfirmasi terpisah, Senin (12/10/2020).

      Senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Nur Sudjito. 

      "Untuk Gedung B Pusdiklat, tahun ini di BKPP belum ada anggaran perbaikan," ujarnya Selasa siang. 

      Diberitakan sebelumnya, kerusakan Gedung B Diklat yang dikelola Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terjadi sejak pertengahan Desember 2019. Kerusakan terjadi akibat disapu angin puting beliung. Kerusakan meliputi pelapis dinding bagian atas rusak parah, plafon jebol, dan kaca depan pecah. Rangka penyangga plafon terlihat bergelantungan.

      Gedung yang menelan anggaran Rp 29 miliar dari APBD 2017 dan 2018 betuliskan "Tirto Adhi Soerjo" itu terkesan dibiarkan mangkrak. Di sekitar gedung tumbuh rumput liar menjalar. 

      "Itu rusaknya akibat terkena puting beliung. Kejadiannya bersamaan dengan dinding gedung Pemkab Bojonegoro yang terkelupas," ujar penjaga Gedung Diklat Bojonegoro, Wijianto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (11/10/2020).(suko) 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more