Kakak Kandung Isteri Bupati Blora Dimintai Keterangan Kejaksaan

Selasa, 12 Januari 2021, Dibaca : 301 x Editor : nugroho

dok/sbu
TERUS BERLANJUT : Kios Pasar Induk Cepu yang sekarang ini sedang disidik Kejaksaan Negeri Blora.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kejaksaan Negeri Blora, Jawa Tengah kembali meminta keterangan kepada dua orang terkait perkembangan kasus dugaan Pungutan liar di Pasar Induk Cepu. Kedua orang ini mendapatkan jatah kios secara gratis atau tanpa dipungut biaya apapun. 

Kedua orang yang diperiksa kejaksaan adalah Zen Wachid, yang merupakan kakak kandung Umi Kulsum, Isteri Bupati Blora Djoko Nugroho, dan Lulus Tri Laksono. 

Baca Lainnya :

    “Untuk Zen Wachid kami undang pada Rabu, (6/1/2021) lalu. Sementara Lulus Tri Laksono, Kamis, (7/1/2021),” ujar Kasi Pidsus Kejari Blora, Rendy Indro Nursasongko kepada suarabanyuurip.com, Selasa (12/1/2021).

    Dia menjelaskan Zen Wachid dimintai keterangan selama sekira 1,5 jam. Dia diundang terkait kepemilikan kios. Bagaimana bisa mendapatkannya dan bisa tidak dipungut biaya kios seperti pedagang yang lainnya. 

    Baca Lainnya :

      “Dia mengaku juga heran karena tiba-tiba dapat kios. Dia hanya mengumpulkan KTP dan KK kepada pejabat pasar,” terangnya.

      Sementara itu, untuk Lulus Tri Laksono dimintai keterangan selama sekira 2 jam. Mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan penyidik. Mulai dari siapa yang mengerjakan kios hingga cerita bisa mendapatkan kios pasar tersebut. 

      “Sekitar dua jam. Tidak lama,” bebernya.

      Rendy Indro Nursasongko menegaskan, pihaknya serius menuntaskan kasus tersebut. Apalagi saat ini sudah naik di penyidikan. 

      “Untuk pedagang mungkin sudah selesai. Tinggal pemanggilan beberapa orang lagi,” tegasnya.

      Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Blora telah menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan atas dugaan pungutan liar(pungli) jual beli kios di Pasar Induk Cepu. Puluhan orang telah dipanggil terkait kasus ini. Mulai dari pedagang, pejabat pasar, Pejabat Dindagkop dan UMKM Blora, Bagian Hukum Setda Blora, BPPKAD dan lainnya. (ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more