Kapal Nanggala Hilang Kontak, Istri Kopda Faizin Yakini Suami Dalam Keadaan Sehat

Sabtu, 24 April 2021, Dibaca : 6312 x Editor : samian

Arifin Jauhari
Foto pengantin Kopda Faizin dan Alifatus Zuhria, yang dipajang di dinding rumahnya.


Peristiwa Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang dikabarkan hilang kontak pada Rabu, (21/04/2021) belum ada tanda ditemukan. Membuat kesedihan mendalam di hati semua anak bangsa. Tak terkecuali Alifatus Zuhria, istri Kopral Dua (Kopda) Khoirul Faizin, yang berdomisili di Rukun Tetangga (RT) 14/ Rukun Warga (RW) 03, Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

TERIK matahari siang itu cukup terasa panas, seakan menggores kulit. Terlihat Alifatus Zuhria yang mengenakan baju muslim warna kombinasi krem, emas dan merah sedang sibuk menerima tamu dari rekan kerjanya sebagai pengajar sekolah dasar datang di rumahnya.

Dengan ramah, wanita cantik itupun juga mempersilahkan awak Media Suarabanyuurip.com, Arifin Jauhari, yang hendak melakukan wawancara masuk di kediamannya bergabung dengan tamu lainnya.

Baca Lainnya :

    Disela-selanya menerima tamu, Alifatus Zuhria, pelan-pelan mulai membuka cerita kepada Suarabanyuurip.com, bahwa suaminya adalah salah satu dari 53 awak Kapal Selam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tersebut.

    "Terakhir kami berkomunikasi lewat WhatsApp hari Senin pas berangkat bulan ini (19/04/2021). Baru tahu kapal selamnya hilang kontak dari grup WhatsApp istri prajurit TNI AL," kata Alifatus Zuhria, kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (24/04/2021).

    Baca Lainnya :

      Salah satu pengajar Kelas V di Sekolah Dasar Muhammadiyah II Bojonegoro itu mengaku, tidak ada firasat apapun tentang peristiwa yang sedang dialami suaminya. Namun punya keyakinan bahwa sang suami dalam keadaan sehat.

      "Saya yakin, suami saya dalam keadaan sehat," ucap wanita ramah yang dikaruniai tiga anak, yakni Frika Khanza Faizin (10), Arifa Ghina Faizin (8), dan Altaf Ghani Faizin (3) dari pernikahannya dengan Kopda Khoirul Faizin pada tahun 2008 ini.

      Doa dan harapan selalu dipanjatkan kepada Allah SWT, agar suaminya diberikan keselamatan, dan segera bertemu dengan tim penyelamat.

      "Sebagai istri tentu terus panjatkan do'a agar suami diberikan keselamatan, sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarga," imbuhnya.

      Turut pula mendoakan dan berharap agar para awak KRI Nanggala segera ditemukan tim penyelamat, adalah para Pesilat anggota PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Ranting Dander, Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun. Lantaran Kopda Khoirul Faizin adalah salah satu dari anggota PSHT. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris PSHT Ranting Dander, Imam Taufik.

      Imam Taufik menjelaskan, bahwa Kopda Khoirul Faizin adalah merupakan warga PSHT yang disahkan pada 2019. Dari latihan yang dijalani di lingkungan Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL Wonosari, Surabaya.

      "Kita semua berharap, agar saudara warga PSHT kita Kopda Khoirul Faizin dapat segera ditemukan dalam keadaan tak kurang suatu apa. Begitu pun para awak KRI Nanggala yang lainnya. Semoga semuanya selamat," pungkas Imam Taufik.(Arifin Jauhari)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more