Kapolres AKBP EG Pandia Tinjau Jembatan Penghubung Jatiblimbing-Ngraseh

Kamis, 21 Januari 2021, Dibaca : 305 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Beberapa hari ini hujan dengan instensitas tinggi dan lama di wilayah Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan sungai mengalami peningkatan debit dan menimbulkan luapan banjir bandang yang membuat sejumlah infrastruktur rusak.

Diantaranya Jembatan penghubung antar desa tepatnya di Desa Jatiblimbing – Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terputus diterjang derasnya aliran air sungai pada Rabu (20/01/2021) sore kemarin.

Baca Lainnya :

    Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bojonegoro, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eva Guna (EG) Pandia, SIK, MM, MH dan Bupati Bojonegoro, Dr. Hj. Anna Mu’awanah, didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro, Kepala Dinas PU Bina Marga Dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro Ir. Retno Wulandari.

    Direktur PDAM Bojonegoro, Djoko Siswanto, S.Sos, Forkopimca Kecamatan Dander dan Kepala Desa Jatiblimbing, Kepala Desa Ngraseh melaksanakan peninjauan jembatan penghubung antar desa yang terputus terkena terjangan arus banjir bandang tersebut, Kamis (21/1/2021).

    Baca Lainnya :

      "Jembatan tersebut menghubungkan Desa Jatiblimbing dengan Desa Ngraseh yang putus akibat curah hujan yang tinggi sehingga debit air banyak di sungai tersebut. Disamping itu, luapan banjir dari Kali Apur tidak bisa menampung," jelas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, kepada SuaraBanyuurip.com di lokasi.

      Dari laporan sementara, air sungai yang mengalir cukup deras dan sempat merendam pemukiman penduduk tetapi hanya beberapa menit karena aliran air langsung mengalir ke wilayah Utara.

      Kapolres mengimbau, masyarakat agar tetap waspada, karena intensitas curah hujan saat ini masih tinggi sehingga bisa mengakibatkan longsor, banjir bandang serta angin puting beliung. Terutama di sekitaran bantaran Sungai Bengawan Solo, atau sungai yang tidak bisa menahan luapan air kiriman saat curah hujan tinggi dan pemukiman disekitaran kawasan hutan.

      “Kita sudah instruksikan para Kapolsek jajaran untuk memapping daerah rawan bencana alam dan bahaya alam,” pungkas Pria yang hobi tenis lapangan ini.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more