Kapolres AKBP Eva Guna Pandia Kunjungi KTS Campurejo dan Plesungan

Selasa, 12 Januari 2021, Dibaca : 229 x Editor : samian

Arifin Jauhari
KUNJUNGAN : Kapolres AKBP Eva Guna Pandia saat mengunjungi KTS Campurejo, dan mengajak masyarakat patuhi prokes Covid-19.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Segala upaya yang dilakukan Pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dari level bawah hingga level atas terus digelorakan. Baik melalui imbauan, operasi Yustisi, dibentuknya Kampung Tangguh Semeru, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga menerapkan tindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau kasus suspect sebanyak 317 orang.

Baca Lainnya :

    Masih banyaknya yang terkonfirmasi positif Covid-19 maka Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro kembali merevitalisasi atau menghidupkan kembali Kampung Tangguh Semeru (KTS) di tingkat desa.

    Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH, disela-sela kegiatan mengunjungi KTS Desa Campurejo, Kecamatan Kota, dan KTS Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menyampaikan, bahwa program Kampung Tangguh Semeru yang merupakan kolaborasi tiga pilar yang ada di desa, Babhinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala desa (Kades) semakin intens dilakukan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

    Baca Lainnya :

      Program KTS semakin diintensifkan dalam pelaksanaannya dengan memberlakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Warga juga turut berpastisipasi penuh dalam kegiatan di Kampung Tangguh Semeru ini.

      “Kita intensifkan kembali peran KTS di tingkat desa sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sinergi dan kolaborasi tiga pilar beserta warga juga turut berpastisipasi penuh dalam kegiatan di KTS dalam menanggulangi Covid-19,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, kepada SuaraBanyuurup.com, Selasa(12/01/2021).

      Dijelaskan, bahwa KTS merupakan program Polda Jatim sebagai langkah dan tindakkan guna menjaga ketahanan keamanan, ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan suatu wilayah, terlebih di masa pandemi Covid-19. Agar segala hal dapat ditangani secara baik.

      Sekaligus agar mudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 4M. Yakni, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan. Melalui KTS masyarakat diharapkan dapat meminimalisasi segala hal yang terjadi di lingkungan.

      Tak hanya mencegah penyebaran Covid-19, lanjut Kapolres, program KTS juga memberikan sarana masyarakat untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada di desa.

      "Kita imbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 4 M, pada saat beraktivitas diluar,” imbau AKBP EG Pandia.

      AKBP EG Pandia berharap, dengan adanya KTS semua permasalahan yang ada di desa bisa terselesaikan hanya di tingkat desa. Selain itu KTS juga bisa menciptakan suasana kegotong royongan, kebersamaan yang didasari Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) sesama manusia sehingga menjadikan desa yang aman, damai dan kondusif.

      “Kita berdayakan tiga pilar untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. Dengan dasar ASTUTI menjadikan desa yang aman, damai dan kondusif,” harap mantan Kapolres Tulungagung ini.

      Kegiatan revitalisasi Kampung Tangguh Semeru di Desa Campurejo dan Desa Plesungan, Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, didampingi para pejabat utama Polres Bojonegoro dan jajaran forum pimpinan kecamatan (Forkopimka) setempat.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more