Kaypang Sport Buka Laga Pencak Silat Seni Ganda

Kamis, 01 Oktober 2020, Dibaca : 685 x Editor : samian

Arifin Jauhari
SUKSES : Sejumlah peserta menunjukan kepiawiannya di Even Pencak Silat Virtual se Nusantara 2020 season satu seni tunggal.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Kaypang Sport bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, kembali membuka pendaftaran untuk even pencak silat season kedua kategori Pencak Silat Seni Ganda. Dibukanya kembali even ini menyusul suksesnya Even Pencak Silat Virtual se Nusantara 2020 season satu seni tunggal beberapa waktu lalu.

Pendaftaran secara daring mulai dibuka sejak 1 Oktober sampai dengan 12 Oktober 2020. Kaypang Sport adalah komunitas para pesilat dari berbagai aliran dan perguruan yang berdiri sejak (15/02/2019).

Baca Lainnya :

    Menurut Presiden Kaypang Sport, M. Muslim, pihaknya menggagas kejuaraan Pencak Silat berbasis teknologi ini disebabkan protokol kesehatan covid-19 yang tidak memungkinkan untuk diselenggarakannya kejuaraan pencak silat dengan cara konvensional.

    “Pesilat nantinya dipersilakan mengirim video rekaman silat kategori ganda, untuk di nilai dengan cara zoom meeting secara live," kata M. Muslim, kepada Suarabanyuurip.com.

    Baca Lainnya :

      Meskipun rekaman, lanjut Muslim, tetap menggunakan aturan batasan waktu, yaitu tiga memit untuk setiap tampilan, selain juga menerapkan aturan pertandingan yang berlaku lainnya. Pada season kedua nanti, rencananya panitia penyelanggara masih tetap menggandeng Pemkab Bojonegoro. Dalam hal ini Dinpora dan Kominfo.

      “Selain itu ada juga para juara dunia pencak silat yang nantinya memberikan edukasi kepada para peserta," mbuhnya.

      Muslim menyebutkan, para tokoh pencak silat kelas dunia yang nantinya hadir antara lain, Ni Made Dwi Yanti, pesilat asal Bali juara asian games 2018, ada pula Hamdani, Dosen Unesa juara dunia dan asean games, dan juga Tulus Priyadi, peraih medali emas tiga kali berturut-turut pada kejuaraan dunia pencak silat dan 13 medali emas lainnya dari berbagai kejuaraan tingkat asean dan dunia.

      Tak ketinggalan, rencananya hadir pula wasit dan juri Internasional kelas 3, Drs. Mahfud asal Sampang Madura, serta sederet nama berlevel dunia lainnya.

      “Para tokoh ini direncanakan memberikan edukasi pada peserta untuk lebih berprestasi dalam cabang olahraga pencak silat, membuat bendera Indonesia terus berkibar di dunia melalui cabor pencak silat," lanjut Muslim.

      Menanggapi pernyataan panitia penyelenggara kegiatan kejuaraan pencak silat tersebut. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro, Amir Syahid menyatakan, kerjasama nantinya berkaitan hal teknis, dan lain sebagainya. Artinya bagaimana teknik penyelenggaraanya.

      "Sebetulnya tidak hanya dengan Dinpora saja, karena kebetulan pencak silat adalah olahraga, maka kerjasama dengan Dinpora, kan begitu ya. Karena peralatan perlengkapannya kan menggunakan fasilitas di Kominfo, itu yang ada di PIP. Jadi sebenarnya dengan pemerintah daerah bukan hanya dengan Dinpora saja," jelasnya.(fin)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more