Kerja Sama Antar Koperasi, Dekopinda Bojonegoro Gandeng Tiga Prinsipal

Selasa, 23 November 2021, Dibaca : 237 x Editor : samian

Arifin Jauhari
TEKEN : Penandatanganan kerja sama antar koperasi di Bojonegoro terkait pasokan barang ritel ke koperasi.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memfasilitasi kegiatan temu usaha dan kerja sama antar koperasi, di gedung setempat, Selasa (23/11/2021). Sebanyak tiga prinsipal atau produsen pemilik merek dari tiga perusahaan berbeda digandeng dalam kerja sama.

Kepala Dekopinda Bojonegoro, Sriyadi Purnomo mengatakan, kegiatan dibatasi hanya dihadiri 50 orang, dengan standar protokol kesehatan. Yakni, mengundang Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Pimpinan Dekopinda, perwakilan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Jawa Timur (Jatim).

Baca Lainnya :

    Dekopinda Bojonegoro juga mengundang 50 peserta perwakilan koperasi di Bojonegoro yang memiliki unit usaha sektor riil atau koperasi yang tidak hanya memiliki unit usaha simpan pinjam saja, serta Distributor Center Koperasi Kareb.

    Selain itu juga mengundang para prinsipal dari tiga perusahaan, yaitu PT. Macrosentra Niagaboga (produsen cimori), PT. Kebon Agung (produsen gula pasir), dan PT. Sun Paper (produsen tisu).

    Baca Lainnya :

      "Tujuan kegiatan ini adalah terjalinnya kerja sama antar koperasi dengan pelaku bisnis bidang ritel dan bidang jasa, prinsipal dan distributor produk, perbankan, serta dengan badan usaha lainnya," kata Sriyadi Purnomo dalam sambutannya.

      "Termasuk kedepannya, rencana penguatan jaringan distribusi antar koperasi di bidang ritel," lanjutnya.

      Sementara itu, disinggung terkait penambahan permodalan atau kekurangan dalam hal modal saat pengembangan usaha. Perwakilan LPDB KUKM Jatim, Aji Raspati menyampaikan, peluang permodalan yang bisa diakses oleh koperasi dan UMKM dengan persyaratan mudah dan bunga ringan dibawah standar bunga bank.

      "Di Bojonegoro LPDB baru memiliki 10 mitra dari kalangan koperasi, sehingga masih sangat terbuka peluang bermitra dengan koperasi lainnya yang membutuhkan bantuan permodalan untuk pengembangan usaha," ujarnya.

      Terpisah, Sekretaris Dekopinda, Danial Abidin menjelaskan, dengan terjalinnya kerja sama antara koperasi dengan prinsipal, masyarakat yang berbelanja ke ritel yang dikelola koperasi bisa mendapatkan harga yang lebih ekonomis dibandingkan harga ritel lain.

      "Masyarakat akan diuntungkan, begitu juga koperasi yang punya usaha sektor riil," tandas pria yang karib disapa Didin.(fin)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more