Ketua Kwarcab Bojonegoro: Pengurus Pramuka Merupakan Kerja Pengabdian

Sabtu, 05 September 2020, Dibaca : 178 x Editor : nugroho

Didik jatmiko
DIKUKUHKAN : Ketua Kwarcab Bojonegoro, Nurul Azizah melantik Mabiran Kwarran.


SuaraBanyuurip.com - Didik Jatmiko

Bojonegoro - Pengurus Gerakan Pramuka merupakan kerja pengabdian. Untuk bisa mengabdi dengan baik harus dilandasi dengan sikap ikhlas. Tantangan yang dihadapi pengurus pramuka makin berat. Untuk itu diperlukan pengurus yang tangkas dan cerdas agar bisa menyelesaikan semua tantangan dan rintangan.

“Saya harapkan agar semua pengurus menjalani amanah ini dengan ikhlas. Mudah-mudahan, dengan pengabdian ikhlas ini akan membawa manfaat bagi masyarakat," ujar Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pramuka Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah saat melantik dan mengukuhkan Majlis Pembimbing Ranting (Mabiran) Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran), Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) serta Dewan Kehormatan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sukosewu, Sabtu (5/9/2020).

Baca Lainnya :

    Nurul menyampaikan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Kwarran yang dilaksanakan ini sesuai amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.

    "Kwartir Ranting mempunyai tugas memimpin dan mengendalikan gerakan pramuka dan kegiatan kepramukaan di kecamatan,” tutur wanita yang menjabat Sekretaris Daerah Bojonegoro itu. 

    Baca Lainnya :

      Oleh karena itu, lanjut Nurul, pendidikan kepramukaan salah satu pendidikan nonformal yang menjadi wadah pengembangan potensi diri serta memiliki akhlak mulia, pengendalian diri, dan kecakapan hidup untuk melahirkan kader penerus perjuangan bangsa dan negara. 

      Nurul berharap kepada pengurus kwarran yang sudah dilantik segera kosolidasi dengan camat. Kegiatan kepramukaan dan harus melibatkan semua pihak terkait.

      "Sebagai pengurus hendaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni mau, mampu, dan punya dedikasi tinggi. Itu diperlukan agar organisasi yang dijalankan bisa mencapai kemajuan,” tandasnya.

      Prosesi pelantikan diikuti kurang lebih 54 orang yang terdiri dari 7 orang dari unsur Mabiran, 37 orang unsur pengurus kwarran, 5 orang unsur Lembaga pemeriksa keuangan, 5 Orang unsur dewan Kehormatan. Pelantikan berjalan dengan hikmat dan sukses walaupun di tengah-tengah wabah covid-19 ini.

      Pelaksanaan pelantikan sudah mendapat rekomendasi dari tim gugus tugas kecamatan Sukosewu, dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

      Semua yang hadir wajib memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun yang sudah disiapkan oleh panitia. Sebelum masuk mereka dicek suhu tubuhnya.

      "Yang paling penting kami juga mengatur jarak tempat duduk antar pengurus yang akan dilantik," kata Masyhudi, panitia pelantikan. 

      Sebagai Ketua Mabiran yang baru saja dilantik, Mohamad Yasir menyampaikan baru kali ini bdilantik menjadi mabiran walaupun sudah lama menjadi Camat. Biasa dirinya menjadi mabiran itu otomatis ketika menjadi camat tanpa ada proses pelantikan. Namun kali ini dirinya dilantik oleh Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah Ketua Kwartir Cabang sebagai Mabiran Sukosewu masa bakti 2020-2023. 

      "Ini menjadi kado terindah buat saya ketika menjabat Camat Sukosewu," ucapnya.(dik)  




      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more