Kirab Keris Kyai Bisma Berlangsung Sakral

Minggu, 26 Desember 2021, Dibaca : 336 x Editor : nugroho

dok.humas pemkab blora
KIRAB : Pusaka Keris Kyai Bisma dikirab pada tengah malam dan selama ritual berlangsung peserta dilarang berbicara.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Kirab Pusaka peninggalan leluhur Blora, Keris Kyai Bisma berlangsung sakral. Prosesi dilaksanakan pada tengah malam dan selama ritual berlangsung peserta kirab dilarang berbicara atau tapa bisu.

Keris Kyai Bisma merupakan pusaka peninggalan Bupati Blora terdahulu yang diwariskan turun temurun kepada Bupati selanjutnya. 

Baca Lainnya :

    Kirab dilaksanakan Sabtu dini hari (25/12/2021), tepat pukul 00.00 hingga 01.00 WIB setiap bulan Desember. Sebelum dikirab, Keris Kyai Bisma dibersihkan atau dijamas.

    Sebelum dikirab, Keris Kyai Bisma diserahkan terlebih dahulu oleh Bupati kepada Sekda. Kirab dimulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati dengan rute temu gelang.

    Baca Lainnya :

      Yakni keluar regol Pendopo menuju Jl. RA Kartini – Jl. Dr. Sutomo – Jl. Gunung Sumbing – Jl. Pemuda – Jl. Sumodarsono – Jl. Kenanga – Jl. MR Iskandar – Jl. Gatot Subroto – Jl. KH Ahmad Dahlan – Jl. Abu Umar – dan kembali ke Pendopo Rumah Dinas Bupati.

      Peserta kirab terdiri dari komunitas tosan aji pandemen pusaka, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kabupaten Blora, perwakilan Lurah, Permadani, dan para paraga Kirab, serta pengamanan dari Satpol PP.

      Semua peserta kirab mengenakan busana pakaian adat jawa, beskap warna hitam dan bawahan kain jarik batik, serta penutup kepala berupa blangkon dan bermasker.

      Kirab pusaka Keris Kyai Bisma sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-272 Kabupaten Blora. Tradisi atau ritual tahunan dilaksanakan sederhana dan mematuhi protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi.

      Bertindak sebagai cucuk lampah adalah Kepala Dinporabudpar Blora, Kunto Aji, dan pembawa Keris Kyai Bisma adalah Sekda Komang Gede Irawadi.

      “Alhamdulillah meskipun sempat tertunda beberapa hari, akhirnya Kirab Pusaka bisa kita laksanakan. Selama berjalan tadi, kita tidak boleh bicara. Semuanya melakukan tapa bisu sambil berdoa dan bersholawat dalam hati agar kedepan Blora semakin baik lagi, dan sejahtera masyarakatnya,” ungkap Bupati Arief usai mengikuti kirab.

      Menurutnya ini merupakan bentuk pelestarian budaya lokal Kabupaten Blora yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

      “Ini sebagai wujud pelestarian budaya leluhur Kabupaten Blora. Keris Kyai Bisma merupakan pusaka peninggalan Bupati Blora terdahulu yang diwariskan turun temurun kepada Bupati selanjutnya,” tambahnya.

      Usai dikirab, Keris Kyai Bisma yang dipasangi untaian bunga melati ini kembali disimpan di dalam ruangan rumah Dinas Bupati.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more