KKKS Migas Serahterimakan Program Air Bersih Mojodelik

Kamis, 25 Februari 2021, Dibaca : 455 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Operator Lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama LSM SPeKTRA Surabaya, melakukan serah terima program Fasilitas Sistem Pengelolaan Air Bersih yang Berkelanjutan di Dusun Sogo, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (25/2/2021).

Program penyediaan fasilitas air bersih yang dilaksanakan di Desa Mojodelik tersebut melibatkan masyarakat sebagai pelaksana program melalui Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Kencono.

Baca Lainnya :

    Dalam laporannya, Ketua HIPPAM Tirto Kencono, Rasimun mengatakan, sebagai komitmen bersama kegiatan ini sepakat dilakukan kerjasama antara masyarakat Desa Mojodelik, LSM SPeKTRA, dan didukung penuh oleh EMCL.

    "Sehingga hari ini puncak kegiatan program air bersih diserahterimakan," kata Rasimun.

    Baca Lainnya :

      Diantaranya, pengadaan dan pergantian jaringan pipa distribusi 2 inch untuk Dusun Gledekan dengan panjang 1.812 meter. Pembangunan sumber air dengan metode sumur gali komunal lima titik dengan debit 1,05 liter per detik. Dengan lokasi sumber hibah tanah dari Mbah Yadi.

      "Mbah Yadi ini sebagai salah satu wujud dukungan masyarakat sekitar atas program EMCL," tandasnya.

      Kemudian pengadaan dan pemasangan pipa jaringan transmisi 2inch sepanjang 612 meter di Dusun Sogo. Pengadaan dan pemasangan jaringan pipa distribusi 3inch reservoir atau tandon ke masyarakat sepanjang 594 meter. Pembangunan tandon dengan kapasitas 18000 liter mampu mencukupi kebutuhan air bersih seluruh warga Sogo sebanyak kurang lebih 150 Kepala Keluarga (KK) atau 600 jiwa.

      Pengadaan dan pemasangan pompa Submersible di titik sumber dengan kapasitas 1,5HP (Standart SNI) di Dusun Sogo. Pengadaan dan pemasangan jaringan listrik PLN dengan daya 5.500 Watt, 1 Phose serta pembangunan rumah panel berlokasi di titik sumber di Sogo.

      "Alhamdulillah tahapan demi tahapan berjalan lancar hingga semua terselesaikan," imbuhnya.

      Sementara Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, menyampaikan, sumur air bersih program dari Corporate Social Responsibility (CSR) EMCL ini bukan milik perorang, tapi milik desa diperuntukkan untuk warga masyarakat Mojodelik, khususnya warga Dusun Sogo.

      Dengan adanya HIPPAM ini, lanjut Yuntik, kedepan warga Sogo tidak lagi kesulitan air bersih seprti tahun-tahun sebelumnya. Dimana setiap tahunnya di musim kemarau selalu kekurangan air bersih. Hingga desa harus mendroping air bersih sehari tujuh tanki air bersih.

      "Alhamdulillah tiga dusun di Desa Mojodelik sudah ada HIPPAM-nya. Semoga kedepan warga Mojodelik tidak mengeluhkan lagi kesulitan air bersih," ujar Kades perempuan pertama di Desa Mojodelik ini.

      Kades Mojodelik dua periode ini berharap, HIPPAM dan BUMDES harus bisa mengelola dengan baik agar bisa berjalan sesuai harapan bersama. Tujuannya agar tidak selalu mengharapkan suplai air bersih dari pemdes saat musim kemarau.

      "Terimakasih kepada SKK Migas, EMCL dan terkait atas kepedulian dan dukungannya untuk warga kami," tandasnya.

      Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa) Dimas Aryo, menambahkan, bahwa program CSR yang ditekankan SKK Migas terhadap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas harus ada manfaatnya bagi warga masyarakat sekitar operasi. Salah satunya program air bersih yang dijalankan EMCL ini.

      "Harapan kami, mudah-mudahan program air bersih ini bisa memberikan manfaat, dan mohon dukungan dari semua pihak kegiatan KKKS ini bisa berjalan lancar dan berkah bagi kita semua," imbuh Dimas.

      Sementara Kabid BAPPEDA Bojonegoro, Erik Firdaus, mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas dan EMCL yang sudah banyak memberikan program CSR untuk sarana dan prasarana di Kabupaten Bojonegoro. Salah satunya di Desa Mojodelik ini.

      Dengan adanya CSR ini, lanjut Erik, tentu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merasa terbantu. Karena programnya juga selaras dengan program pemkab. Sehingga bisa meningkatkan pembangunan dan ekonomi masyarakat.

      "Semoga warga Mojodelik betul-betul memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga kedepan tak lagi kekurangan air bersih. Karena di Bojonegoro jika musim kemarau sebagian wilayah kekeringan," pesannya.

      Hadir dalam acara serahterima, EMCL, SKK Migas, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DPU Cipta Karya, Camat Gayam Agus Haryana Panca Putra, Danpos Ramil, Puskesmas Gayam, Muspika Gayam, dan tokoh masyarakat desa setempat.

      Serahterima ditandai dengan pecah kendi dan bukti penyerahan oleh Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Dimas Aryo kepada Kabid BAPPEDA Erik, dilanjutkan penyerahan kepada Kades Mojodelik Yuntik Rahayu yang kemudian diserahkan kepada Mbah Yadi pemberi hibah tanah yang disaksikan oleh semua tamu undangan yang hadir.(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more