Koordinasikan Pajak Galian dengan PEPC

Senin, 09 Oktober 2017, Dibaca : 1140 x Editor : samian

Ririn Wedia
Kepala Bapenda, Herry Sudjarwo.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, segera melakukan koordinasi dengan operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pertamina EP Cepu (PEPC) terkait pajak galian untuk kegiatan (engineering procurement and construction/EPC) Gas Processing Facility (GPF) nantinya.

"Jangan sampai, pajak galian untuk proyek J-TB nanti tidak terbayarkan," kata Kepala Bapenda, Herry Sudjarwo, kepada suarabanyuurip.com, Senin (9/10/2017).

Baca Lainnya :

    Kebutuhan tanah galian untuk proyek GPF di J-TB diperkirakan jumlahnya cukup besar. Seperti juga di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Namun pengalaman di Blok Cepu, pajak galian yang seharusnya dibayarkan melalui Bapenda, justru dibayarkan ke KPP Pratama.

    "Jangan sampai hal itu terjadi lagi, oleh sebab itu PEPC harus mensosialisasikan terkait kewajiban kontraktornya membayar pajak," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Hingga saat ini, dari kegiatan J-TB oleh PEPC belum ada pendapatan yang masuk ke daerah sama sekali. Meskipun sekarang ini sudah melakukan pekerjaan sipil oleh PT Pembangunan Perumahan (PP).

      "Kami belum mendapat laporan dari PEPC progres kegiatannya sampai saat ini," pungkasnya.

      Sementara itu, Public and Government Affair Manager PEPC, Kunadi, belum memberikan konfirmasinya tentang hal ini. Saat ditelphone belum ada jawaban, begitu juga pesan pendek kirim belum ada balasan.(rien)

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more