Kurang Air Petani Kedungbondo Terancam Gagal Panen

Senin, 04 November 2013, Dibaca : 1561 x Editor : nugroho

ririn w
TERANCAM GAGAL PANEN : Lahan padi yang mulai berisi di wilayah Kedungbondo, Kecamatan Balen, kekurangan pasokan air.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kurang lebih 15 Hektare (ha) tanaman padi di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami gagal panen  dikarenakan  kurangnya pasokan air. Akibatnya tanaman padi yang mulai berisi  menjadi kering dan mati.

Dari pantauan di lapangan, meskipun dalam beberapa minggu terahir sudah turun hujan di wilayah tersebut, namun belum mampu mencukupi kebutuhan air untuk tanaman padi yang sudah berusia tiga bulan ini.

Baca Lainnya :

    Sementara saluran irigasi yang menjadi harapan para petani sudah tiga bulan terahir tidak bisa lagi di gunakan akibat musim kemarau.

    "Padinya banyak yang mati," ujar salah satu petani Desa Kedungbondo, Muhamad Dhifir kepada suarabanyuurip.com, Senin (4/11/2013).

    Baca Lainnya :

      Pria berusia  48 tahun ini menjelaskan, pada musim tanam kali ini dirinya tidak berhasil mendapatkan hasil panen melimpah karena kurangnya pasokan air. Justru merugi setelah tanaman padi seluas satu hektar miliknya mati sebelum memasuki masa panen.

      "Ini gara-gara kurang air, jadi padinya puso dan tidak bisa dipanen semua," tambah Dhifir.

      Dhifir mengaku, dengan kejadian tersebut kerugian yang dialaminya mencapai sekira Rp 10 juta. Sedangkan dirinya dan para petani lainnya hanya bisa pasrah dan berharap agar ada bantuan dari pemerintah setempat agar bisa meringankan beban kerugian yang dialami para petani.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more