Langit Tobo Bagikan Buku ke Pelajar

Peringati Hari Buku

Kamis, 23 April 2015, Dibaca : 1796 x Editor : nugraha

SuaraBanyuurip.com/Atok
HARI BUKU : Pelajar yang menyeberang Sungai Bengawan Solo sedang memilih buku yang diberikan secara gratis oleh Langit Tobo.


SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Momen peringatan Hari Buku Sedunia (World Book Day) yang jatuh pada hari ini, Kamis (23/4/2015), diperingati oleh komunitas pegiat literasi Langit Tobo. Komunitas yang fokus menggalakkan dunia literasi di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu merayakannya dengan membagi-bagikan buku kepada anak-anak sekolah yang melintas Sungai Bengawan Solo di Dukuh Korgan, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari.

Ketua Langit Tobo, Wahyu Riskiawan, mengatakan, perayaan Hari Buku Sedunia sengaja dipusatkan di Perpustakaan Tepi Bengawan (PTB) yang berada di dekat lokasi penyeberangan perahu Sungai Bengawan Solo.

Baca Lainnya :

    “Tujuan bagi-bagi buku ini untuk mendorong minat baca anak anak sekolah. Selain itu, mengajak anak-anak yang tinggal di pelosok pedesaan agar lebih akrab dengan buku,” ujarnya.

    Rizki menuturkan, pada perayaan Hari Buku Sedunia kali ini, pihaknya memilih tema,”Buku adalah gizi dan pengaya jiwa.” Dalam kegiatan ini sejumlah anggota dengan sukarela membagikan buku pada anak-anak sekolah yang tinggal di daerah seberang utara Sungai Bengawan Solo yakni dari Kecamatan Malo, Kasiman, dan Kedewan.

    Baca Lainnya :

      "Pembagian buku kita mulai pukul 13.00 WIB," tuturnya.

      Dia sengaja membagikan buku pada saat anak-anak sedang pulang sekolah. Berbagai macam buku yang dibagikan di antaranya buku sejarah, buku novel, buku cerpen, buku ilmiah, hingga buku agama.

      Sejumlah pelajar yang mendapat buku gratis ini sempat kaget. Sebab mereka belum banyak mengetahui momen peringatan hari buku.

      Siti Khoirul Umah, siswi Madrasah Aliyah Nurul Ulum Purwosari, mengaku, baru mengetahui jika Hari Buku Sedunia jatuh pada tanggal 23 April. “Ternyata ada Hari Buku Sedunia juga,” ujar siswi asal Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo, itu.

      Meski demikian, dia mengaku senang dengan peringatan hari buku sedunia. Bahkan, dia tampak antusias mencari buku bacaan di perpustakaan kecil Langit Tobo.

      Pelajar berusia 17 tahun itu memilih buku berjudul Sejarah Bojonegoro karangan Martin Muntadhim. "Buku ini saya pilih karena di perpustakaan sekolah belum ada," ucapnya.(roz)


Show more